Pentolan ISIS di Suriah pernah dilatih AS tewas akibat serangan udara Rusia

DUNIA | 8 September 2017 16:08 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Rusia hari ini mengklaim sejumlah pentolan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) di Suriah tewas akibat serangan udara mereka. Serangan udara itu terjadi di Deir Ezzor dan seorang pemimpin ISIS yang dikenal sebagai 'emir' di kota itu sekaligus 'menteri perang' yang pernah dilatih Amerika Serikat ikut tewas.

"Akibat serangan jet Rusia di Kota Deir Ezzor, markas komando dan sekitar 40 militan ISIS tewas terbunuh," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir laman Middle East Eye, Jumat (8/9).

"Menurut data sudah dikonfirmasi, di antara korban tewas itu adalah empat komandan lapangan, termasuk emir Deir Azzor Abu Muhammad al-Shimali," kata Kementerian Rusia.

Abu Muhammad al-Shimali atau Gulmurod Khalimov diketahui kelahiran Tajikistan dan di ISIS dia dikenal sebagai menteri perang. Khalimov adalah mantan kepala pasukan khusus Tajikistan sebelum bergabung dengan ISIS pada 2015.

Pasukan Suriah dibantu Rusia dua hari lalu membebaskan Deir Ezzor dari kekuasaan ISIS.

Amerika Serikat menawarkan imbalan USD 3 juta bagi kepala Khalimov. Dia diketahui pernah dilatih tentara AS pada 2003 dan 2014 sebelum bergabung dengan ISIS.

Kementerian Luar Negeri AS tahun lalu menyatakan Khalimov adalah 'pemimpin kunci' dan perekrut anggota ISIS.

"Khalimov adalah mantan kolonel pasukan khusus Tajikistan, komandan polisi, dan penembak jitu. Dia juga kepala operasi pasukan khusus polisi di Kementerian Dalam Negeri Tajikistan."

(mdk/pan)