Perampok Bersenjata Curi Ratusan Tisu Gulung di Hong Kong

Perampok Bersenjata Curi Ratusan Tisu Gulung di Hong Kong
DUNIA | 17 Februari 2020 13:44 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sekelompok perampok bersenjata di Hong Kong mencuri ratusan bungkus tisu gulung atau tisu toilet senilai USD 130 atau sekitar Rp 1,7 juta. Pasokan tisu gulung di Hong Kong saat ini terbatas karena diborong warga akibat wabah virus corona.

Polisi mengatakan, perampok yang membawa pisau itu menghadang seorang petugas pengantar di luar supermarket di distrik Mong Kok. Polisi kemudian menangkap dua pria, lapor media lokal, seperti dikutip dari BBC, Senin (17/2).

Distrik tersebut disebut memiliki riwayat geng kriminal. Menurut laporan setempat, perampok tersebut mengancam petugas pengantar yang sedang membongkar tisu gulung di luar Wellcome Supermarket.

Persediaan di toko-toko di seluruh kota habis, dimana terjadi antrean panjang ketika persediaan baru tiba.

1 dari 1 halaman

Kendati pemerintah menjamin persediaan tetap tidak terpengaruh oleh wabah virus, warga tetap menimbun persediaan tisu.

Produk rumah tangga lainnya juga diserbu seperti beras, pasta, dan barang pembersih.

Masker dan cairan pembersih tangan hampir tak tersedia karena semua orang berusaha melindungi diri dari virus corona atau Covid-19, yang mengakibatkan 1.770 kematian di China daratan. Pihak berwenang menyalahkan rumor atau berita palsu yang beredar secara online sehingga menyebabkan warga menyerbu berbagai barang kebutuhan. (mdk/pan)

Baca juga:
Australia Akan Evakuasi 200 Warganya dari Kapal Pesiar Jepang yang Dikarantina
Tangkal Dampak Virus Corona, Insentif Penerbangan Disetujui Sri Mulyani
BPS Pastikan Penurunan Ekspor Impor Januari Bukan Pengaruh Virus Corona
Tiga Warga Israel & 40 Warga AS di Kapal Pesiar yang Dikarantina Terinfeksi Covid-19
Prancis Laporkan Kematian Pertama Akibat Virus Corona, Kasus Pertama di Luar Asia
Gereja di Moskow Berdoa untuk China yang Sedang Melawan Wabah Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami