Perempuan Libanon bongkar pusara anak buat makamkan pengungsi Suriah

DUNIA | 18 Juli 2017 15:21 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo

Merdeka.com - Sikap saling bantu, apalagi terhadap para pengungsi dari Suriah, ditunjukkan oleh seorang perempuan asal Libanon. Dia rela membongkar makam sang anak supaya bisa memakamkan seorang bocah pengungsi Suriah yang meninggal akibat kebakaran.

Dilansir dari laman Al Arabiya, Selasa (18/7), peristiwa itu diunggah di laman akun Facebook lembaga nirlaba Refugees Without Borders. Tepatnya di wilayah Lembah Bekaa.

Menurut keterangan mereka, perempuan yang mengenakan jilbab merah dan baju hitam itu rela membongkar makam anaknya yang wafat setahun lalu, buat kemudian diisi lagi oleh jasad bocah pengungsi Suriah yang meninggal dalam kebakaran. Api menghanguskan kamp pengungsian di Lembah Bekaa.

Tidak jelas mengapa pengurus pemakaman melarang jasad pengungsi Suriah dimakamkan di sana. Hanya saja, sejumlah pemerintah daerah di Libanon sengaja melarang jasad pengungsi dikubur di pemakaman setempat dengan alasan khawatir terlampau penuh.

Sekitar 1,5 juta pengungsi bermukim di Libanon saat ini. Kebanyakan dari mereka menetap di kamp pengungsian di Lembah Bekaa dan di sebelah utara Libanon. Namun, mereka hidup serba pas-pasan.

(mdk/ary)


Boleh tinggal di Kanada, pasutri Suriah namakan bayi Justin Trudeau
'Damai' dengan pemberontak, Suriah bebaskan 672 tahanan
Kamp pengungsian warga Suriah kebakaran, satu orang tewas
Meratapi kehancuran Masjid Omari akibat konflik Suriah
Keprihatinan pengungsi Suriah hidup terlantar di Raqqa

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.