Perhimpunan Pelajar Indonesia di China: Tak Ada Mahasiswa WNI Terinfeksi Virus Corona

DUNIA | 26 Januari 2020 17:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kota Wuhan di Provinsi Hubei, China, menjadi daerah tempat virus corona pertama kali dideteksi. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pihak berwenang menutup tempat-tempat wisata dan sistem transportasi umum 14 kota di China, dalam upaya untuk menghentikan penyebaran virus misterius yang mematikan.

Hingga hari ini pemerintah China mengumumkan sudah 56 orang meninggal dan 2.000 lebih lainnya terinfeksi virus corona di China.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) China Cabang Wuhan mengeluarkan informasi terkait para siswa asal Tanah Air yang ada di sana.

"Sehubungan dengan penyebaran virus corona misterius di Wuhan, China dan banyaknya informasi yang beredar, kami dari PPIT Wuhan mengabarkan bahwa tidak ada laporan WNI di Kota Wuhan yang terjangkit Virus Corona," jelas pihak PPIT Wuhan melalui keterangan tertulisnya yang dimuat Sabtu (25/1).

1 dari 2 halaman

Dalam pernyataan tersebut, disebutkan bahwa semua mahasiswa rata-rata tinggal di asrama dan selalu dalam pantauan kampus.

"Hampir seluruh kampus di Wuhan melakukan tindakan pencegahan dengan memberikan masker, sabun cair dan thermometer gratis kepada tiap mahasiswa," jelas PPIT Wuhan.

PPIT Wuhan menyatakan bahwa mereka selalu berkoordinasi dengan KBRI Beijing, Direktorat Perlindungan WNI dan BHI. Selain itu bergabung dengan grup WeChat untuk mempermudah komunikasi dan konsultasi terkait kasus Virus Corona.

"WNI di Wuhan dimonitor oleh KBRI Beijing tiap saat, KBRI meminta untuk tidak panik," tegas pihak PPI Wuhan.

Saat ini, jumlah mahasiswa dan WNI di Wuhan 93 orang (per 24 Januari, pukul 11.00 waktu Wuhan).

2 dari 2 halaman

Akses transportasi memang ditutup sementara baik kereta, pesawat, bus dari Wuhan maupun menuju ke luar. Langkah tersebut diambil untuk mengurangi risiko penyebaran Virus Corona.

Pemerintah setempat memastikan pasokan logistik ke Wuhan tidak terganggu, dan supermarket akan menambah stok makanan.

Untuk informasi mengenai keadaan di Wuhan dapat menghubung nomor berikut:

Ketua PPIT Wuhan: Nur Mussyafak: +86 156 2389 6756
Kemlu: Tony W. (+62 821 2377 1163)
KBRI Beijing:- Ariyanto Surojo (+86 138 1128 4505),
Yaya Sutarya (+86 131 4645 3974)
Budi Atyasa (+86 135 5223 5327)

Sumber: Liputan6.com

(mdk/pan)

Baca juga:
China: 36 Pasien Virus Corona Sembuh
23 Mahasiswa Aceh Berada di China, 12 Orang Terjebak di Wuhan
Korban Meninggal Sudah 56 Orang, China Pakai Obat HIV Tangani Pasien Virus Corona
China Kerahkan Militer untuk Tangani Virus Corona Wuhan
China Bangun Rumah Sakit untuk Tampung Pasien Virus Corona, Akan Selesai Dalam 6 Hari
Kesaksian WNI: Tersiksa Akibat Merebaknya Virus Corona di Wuhan, China

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.