Perseteruan Leonardo DiCaprio dengan Presiden Brasil Demi Hutan Amazon

DUNIA | 3 Desember 2019 07:25 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Presiden Brasil, Jair Bolsonaro menyalahkan aktor dan aktivis lingkungan hidup Leonardo DiCaprio atas kebakaran hutan Amazon. Dalam sebuah tayangan di sebuah situs, Bolsonaro mengatakan LSM berkontribusi atas kebakaran yang semakin parah di hutan hujan Amazon awal tahun ini.

"Orang-orang LSM, apa yang telah mereka lakukan? Apa yang paling gampang? Menyalakan api di semak-semak," tudingnya tanpa bukti, sebagaimana dilansir dari CNN, Senin (2/12).

Bolsonaro kemudian melanjutkan: "Memotret, merekam, kirim ke LSM, LSM menyebarkannya, ada kampanye melawan Brasil, berhubungan dengan Leonardo DiCaprio dan Leonardo DiCaprio mendonasikan USD 500.000 kepada LSM ini. Satu bagian untuk orang-orang yang membakar semak-semak itu, kan? Leonardo DiCaprio, Anda berperan dengan terbakarnya Amazon."

Bolsonaro kembali mengungkapkan tudingannya pada Jumat, saat berpidato di depan pendukungnya di luar Istana Presiden di Brasilia.

"Leonardo DiCaprio itu orang hebat, bukan? Mendonasikan uang untuk membakar Amazon," tudingnya.

DiCaprio menanggapi tudingan tersebut pada Sabtu melalui Instagram, dia membantah semua tuduhan Bolsonaro sembari tetap meningkatkan dukungannya bagi warga Brasil untuk menyelamatkan hutan.

"Masa depan dari ekosistem tak tergantikan ini berada dalam bahaya dan saya bangga bisa berdiri bersama kelompok-kelompok yang melindungi mereka," jelasnya.

"Saat layak diberikan dukungan, kami tidak mendanai organisasi yang ditargetkan," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

Dua Kelompok Kritik Tuduhan Bolsonaro

Konservasi Margasatwa Global (GWC) dan Komisi Kelangsungan Hidup Spesies IUCN adalah dua organisasi lingkungan terbesar yang terjun di Amazon. Kedua organisasi ini merilis pernyataan mengecam tuduhan Bolsonaro, kendati tak menyebut langsung namanya.

GWC mengatakan pihaknya tetap fokus pada kerusakan Amazon Brasil dan menegaskan kembali dukungannya kepada mereka yang terlibat melindungi hutan tersebut.

"Hutan hujan Amazon sedang dalam krisis. Brasil secara historis telah membuat kemajuan hebat dalam melindungi kekhasan ekosistemnya. Namun demikian, kita diingatkan oleh kejadian beberapa waktu terakhir yang berusaha merusak kemajuan ini. Dalam beberapa hari terakhir, tuduhan keliru telah dibuat untuk merusak para pegiat lingkungan dan mengalihkan perhatian publik dari kebijakan-kebijakan yang secara langsung berkaitan dengan bencana lingkungan seperti yang terjadi di Amazon awal tahun ini," jelas GWC dalam pernyataannya.

2 dari 2 halaman

Bukan Tuduhan Pertama

Sementara itu IUCN juga menegaskan kembali dukungannya terhadap mereka yang mendukung perlindungan hutan.

"Sebagai payung organisasi yang berkomitmen dalam konservasi biodiversitas, kami fokus pada peningkatan dan target serangan terhadap orang-orang dan kelompok yang bekerja melindungi alam di Amazon," jelasnya dalam sebuah pernyataan.

"Pegiat lingkungan, apakah itu komunitas lokal, LSM, atau agen pemerintah, harus diberikan perlindungan hukum di Brasil," lanjutnya.

Ini bukan pertama kali Bolsonaro menuduh LSM sebagai penyebab kebakaran Amazon. Agustus lalu, ketika kritik internasional memuncak atas kebakaran Amazon, dia menuding kelompok pegiat lingkungan membakar Amazon.

Tudingan-tudingan itu disampaikan Bolsonaro walaupun pendapat dari Amnesty International yang menyebut kebakaran akibat kebijakan Bolsonaro yang membiarkan pembersihan lahan oleh para pembalak dan pengusaha peternakan. (mdk/pan)

Baca juga:
Akhiri Pembakaran Hutan, Suku Amazon Gelar Ritual Ini
Kebakaran Amazon, Presiden Brasil Larang Pembakaran Lahan Selama 60 Hari
Awalnya Menolak, Brasil Akhirnya Terima Bantuan untuk Atasi Kebakaran Amazon
Aksi Presiden Bolivia Turun Tangan Padamkan Kebakaran Hutan
Kanada akan Kirim Pesawat Pengebom Air & Uang USD 15 Juta buat Atasi Kebakaran Amazon
Paus Fransiskus Serukan Dunia Ikut Padamkan Kebakaran Hutan Amazon