Pertama Kali Setelah 9 Tahun, Perang Besar Turki-Suriah di Ambang Mata

Pertama Kali Setelah 9 Tahun, Perang Besar Turki-Suriah di Ambang Mata
DUNIA | 19 Februari 2020 07:26 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Konflik Suriah kini memasuki babak baru setelah sebagian wilayah yang tadinya dikuasai pemberontak kembali direbut oleh pasukan pemerintah Suriah, terutama di wilayah Provinsi Idlib yang menjadi kantong terakhir lokasi pemberontak didukung Turki.

Dalam sepekan terakhir Turki dan Suriah saling membalas serangan, tidak lagi melalui pertempuran melibatkan kaki tangan mereka alias proksi, tapi secara langsung.

Laman CNN pekan lalu melaporkan, tentara Turki berulang kali dibunuh tentara Suriah dan Ankara menyatakan akan membalas dendam kematian mereka. Perang kedua negara tidak terhindarkan lagi tapi di saat itulah Rusia bisa terlibat untuk mengajukan perundingan. Rusia selama ini mendukung Suriah tapi Negeri Beruang Merah itu juga berteman dengan Turki. Perundingan Rusia-Turki memang belum terjadi dan ada kemungkinan tidak akan terjadi.

Baca Selanjutnya: Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami