Pimpinan Oposisi Venezuela Dilarang Berpolitik Selama 15 Tahun

DUNIA | 29 Maret 2019 10:28 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Pemimpin oposisi Venezuela, Juan Guaido, menerima hukuman maksimal dari yang diizinkan oleh peraturan hukum negara atas kesalahan yang dibuatnya. Guaido terbukti gagal dalam mengungkapkan transparansi keuangannya.

Hukuman yang diterimanya berupa larangan untuk memberikan layanan di pemerintahan.

"Guaido dilarang memegang jabatan publik selama 15 tahun," ungkap pengawas keuangan negara bagian, Elvis Amoroso, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (29/3).

"Alasan di balik larangan itu adalah inkonsistensinya dalam pengungkapan keuangan pribadi dan catatan pengeluaran yang tidak sesuai dengan tingkat pendapatannya," tambah Amoroso.

Amoroso menjelaskan bahwa Guaido telah melakukan lebih dari 91 perjalanan ke luar negeri yang menghabiskan sekitar 520 juta bolivar (Rp 2,25 miliar).

Hukuman ini menyusul ulasan deklarasi Guaido terkait properti yang diprakarsai oleh Kantor Jenderal Pengawas Keuangan Venezuela pada Februari lalu. Penyelidikan dilakukan sehubungan dengan adanya kecurigaan bahwa Guaido, yang sempat mendeklarasikan dirinya sebagai presiden Venezuela yang baru, telah menyembunyikan atau memalsukan data yang ada di dalamnya. Dia juga dicurigai telah menerima uang dari struktur nasional dan internasional tanpa memberikan klarifikasi apapun.

Menanggapinya, Guaido dilaporkan menolak perintah pemerintah untuk berhenti dari jabatannya.

Baca juga:
Donald Trump Peringatkan Rusia Tak Ikut Campur Soal Venezuela
Listrik Masih Padam, Warga Venezuela Berebut Isi Baterai Ponsel
Gelap Gulita Bandara Venezuela
Menelisik Bukti Keterlibatan AS dalam Upaya Penggulingan Rezim di Venezuela
Nicolas Maduro akan Minta Bantuan China dan Rusia Investigasi Pemadaman Listrik

(mdk/ias)