PM Israel Sebut Pihaknya Bedakan Rezim dan Rakyat Saat Tawarkan Bantuan ke Lebanon

PM Israel Sebut Pihaknya Bedakan Rezim dan Rakyat Saat Tawarkan Bantuan ke Lebanon
DUNIA | 6 Agustus 2020 10:38 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Rabu mengungkapkan belasungkawa kepada warga Lebanon menyusul ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut yang menewaskan lebih dari seratus orang, dan menegaskan kembali tawaran mengirim bantuan kemanusiaan.

Para pemimpin Israel telah menawarkan bantuan kemanusiaan, dan rumah sakitnya menawarkan bantuan untuk merawat korban luka, tapi belum mendapat respons sampai Rabu sore.

"Pertama-tama, atas nama pemerintah Israel saya menyampaikan belangsukawa kepada rakyat Lebanon," kata Netanyahu saat mulai pidato di Knesset, parlemen Israel, dilansir Times of Israel, Kamis (6/8).

"Kemarin ada bencana besar di Lebanon. Kami siap mengirim bantuan kemanusiaan ke Lebanon, sebagai manusia kepada manusia," imbuhnya.

"Kami telah melakukannya di masa lalu. Selama krisis kemanusiaan di Suriah, saya memerintahkan membangun rumah sakit darurat di perbatasan kita di Dataran Tinggi Golan. Kami menawarkan beberapa kali, setelah gempa bumi dan bencana alam di Iran, bantuan kemanusiaan kepada rakyat Iran."

"Itulah cara kita. Kita bedakan antara rezim dan rakyat," tegasnya.

Netanyahu juga menyampaikan hal yang sama dalam bahasa Arab melalui Twitter.

Para pemimpin Israel, termasuk Netanyahu, kerap menuding pemerintah Lebanon bertanggung jawab atas setiap serangan oleh kelompok Hizbullah yang berbasis di Lebanon.

Baca Selanjutnya: Tawaran Bantuan RS Israel...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami