Polisi AS Tangkap Pria Hendak Masuk Gedung Capitol Bawa Senjata Berat dan 500 Amunisi

Polisi AS Tangkap Pria Hendak Masuk Gedung Capitol Bawa Senjata Berat dan 500 Amunisi
Kerusakan Gedung Capitol AS. ©REUTERS
DUNIA | 17 Januari 2021 07:18 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Polisi Gedung US Capitol Amerika Serikat menangkap seorang pria asal Virginia yang hendak memasuki kawasan kompleks gedung parlemen itu dengan memakai surat jalan palsu jelang pelantikan presiden terpilih Joe Biden Rabu nanti.

Wesley Allen Beeler, nama pria itu, mengendarai kendaraannya menuju pos pemeriksaan di Gedung Capitol dan E Street NE, sebelah utara gedung parlemen AS, kemarin malam dan menyerahkan surat izin palsu untuk melewati pemeriksaan, menurut dokumen yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Washington, DC.

Dilansir dari laman the Times of Israel, Minggu (17/1), ketika petugas tengah memeriksa daftar akses masuk orang itu, seorang petugas melihat di bagian belakang mobil pick up Beeler tertulis "Kehidupan Penyerangan" dengan gambar sebuah senapan dan ada slogan "Jika mereka mengincar senjatamu, tembakkan dulu pelurumu."

Ketika diperiksa Beeler mengatakan kepada petugas dia membawa senjata di dalam mobilnya. Hasil penggeledahan menemukan senjata dengan 509 amunisi, magazin dan peluru senapan, kata dokumen pengadilan.

Laporan polisi menyatakan Beeler ditangkap atas tuduhan memiliki senjata tanpa izin dan sejumlah amunisi.

Washington kini dalam keadaan siaga tinggi menjelang pelantikan presiden terpilih Joe Biden Rabu mendatang setelah massa pendukung Presiden Donald Trump menyerbu dan menduduki Gedung US Capitol pekan lalu.

Lima orang tewas, termasuk seorang polisi dalam peristiwa itu.

Baca Selanjutnya: Aparat keamanan memperingatkan kelompok ekstremis...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami