Polisi India Bebaskan Burung Merpati Diduga Mata-Mata Pakistan

Polisi India Bebaskan Burung Merpati Diduga Mata-Mata Pakistan
DUNIA | 1 Juni 2020 12:02 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kepolisian India membebaskan burung merpati milik seorang warga Pakistan yang sebelumnya ditangkap karena diduga mata-mata. Burung tersebut dibebaskan setelah hasil penyelidikan menemukan burung yang terbang melewati batas negara itu bukanlah mata-mata.

"Burung merpati itu dibebaskan kemarin setelah tak ditemukan hal mencurigakan," kata pejabat senior kepolisian di wilayah Kashmir yang dikelola India, Shailendra Mishra, dilansir dari Alarabiya, Senin (1/6).

Tak jelas di mana burung itu dibebaskan dan apakah diserahkan kembali ke pemiliknya.

Sebelumnya pada Jumat lalu, pemilik burung asal Pakistan, Habibullah mendesak India mengembalikan merpatinya. Burung itu ditemukan warga India dan kemudian diserahkan ke polisi.

"Itu hanya burung tak berdosa," kata Habibullah.

Dia membantah tuduhan angka yang tertulis pada cincin di kaki merpatinya adalah kode operasi kelompok militan di wilayah Kashmir yang berkonflik itu.

1 dari 1 halaman

Kontes Balap Merpati

Habibullah, yang tinggal di sebuah desa dekat perbatasan Kashmir, salah satu zona militerisasi di dunia, mengatakan burungnya mengikuti kontes balap merpati dan nomor yang tertera di cincin itu merupakan nomor ponselnya.

Lomba itu terkenal di desa-desa perbatasan, kata
Yasir Khalid dari Klub Merpati Shakar Garh. Dia menambahkan, lomba semacam itu juga diadakan di India, dan tidak jarang para peserta baik di India maupun Pakistan kehilangan seekor burung. Pemilik mengidentifikasi burung mereka dengan cap di sayap, cat dan cincin di kaki.

"Kami harus membawa burung itu ke dalam tahanan kami untuk menyelidiki apakah ia digunakan untuk memata-matai," kata seorang pejabat senior keamanan perbatasan India yang meminta tak disebutkan namanya.

Pada 2016, seekor merpati ditangkap India setelah ditemukan membawa catatan berisi ancaman terhadap Perdana Menteri India, Narendra Modi. (mdk/ray)

Baca juga:
Monyet Curi Sampel Darah Pasien Covid-19 di India, Penyebaran Dikhawatirkan Meluas
Burung Merpati Ini Ditawan di India karena Dicurigai Mata-Mata Pakistan
Pria di India Bunuh Istri dengan Ular Kobra Setelah Gagal dengan Ular Biasa
Porak-Poranda India Usai Hantaman Topan Amphan
Penjualan Renault Triber Transmisi Otomatis Mundur ke September dari Juni

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Alur BLT Dana Desa Hingga ke Tangan Warga - MERDEKA BICARA with Mendes Abdul Halim Iskandar

5