Polisi Jerman Gerebek Masjid Diduga Memberi Dana Kepada Simpatisan ISIS

DUNIA | 19 Desember 2018 17:27 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Polisi Jerman melakukan penggerebekan ke sebuah masjid di Berlin. Hal itu dilakukan setelah mereka mendapat laporan bahwa ada salah satu pengurus masjid yang diduga merupakan simpatisan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

"Polisi menggerebek masjid yang salah satu pengkhotbahnya diduga mentransfer dana ke militan ISIS dengan tujuan melakukan tindakan kriminal terorisme," kata jaksa setempat, seperti dikutip dari laman Asia One, Rabu (19/12).

Jaksa tersebut menjelaskan bahwa masjid yang digerebek adalah masjid As-Sahaba terletak di distrik Wedding bagian utara Berlin. Sementara pengkhotbah yang dimaksud bernama Ahmad A (45 tahun). Di kalangan pengikutnya, dia dikenal sebagai Abul Baraa.

Sejauh ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam tentang penemuan ini. Belum ada komentar resmi yang diungkapkan oleh ulama tersebut ataupun pengacara yang mewakilinya. (mdk/ias)

Baca juga:
Koalisi AS Berhasil Bunuh Pemimpin ISIS yang Inginkan Warganya Dipenggal
Model Ganteng Malaysia Dilaporkan Tewas Saat Bela ISIS di Suriah
Satu Tahun Setelah Marawi, ISIS Kembali Bangkit di Filipina?
Jadi Korban Serangan Teror Melbourne, Pria Paruh Baya Ini Dikenal Baik Hati
Pelaku Teror di Melbourne Diklaim Menganut Paham Ekstremisme

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.