Polisi Malaysia Periksa Anwar Ibrahim Terkait Klaim Dukungan Jadi Perdana Menteri

Polisi Malaysia Periksa Anwar Ibrahim Terkait Klaim Dukungan Jadi Perdana Menteri
DUNIA | 12 Oktober 2020 19:34 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kepolisian Diraja Malaysia memanggil Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim untuk diperiksa terkait klaimnya bahwa 121 Anggota Parlemen mendukung upayanya untuk menjadi Perdana Menteri berikutnya.

Enam laporan polisi telah diajukan terhadap anggota parlemen Port Dickson, termasuk oleh anggota parlemen Jerantut, Ahmad Nazlan Idris, pada 8 Oktober.

Dalam sebuah pernyataan, direktur Departemen Investigasi Kriminal (CID) Kepolisian Diraja Malaysia, Huzir Mohamed mengatakan penyelidikan telah dimulai berdasarkan Bagian 505 (b) KUHP, dan Bagian 233 dari Undang-Undang Komunikasi dan Multimedia 1998, menyusul laporan dari 121 anggota parlemen yang diterbitkan oleh beberapa portal media online.

"(Anwar) telah dipanggil agar pernyataannya dicatat pada jam 11 pagi pada tanggal 12 Oktober. Namun, sekretaris pribadinya memberi tahu kami bahwa dia hanya bisa datang pada jam 9 pagi pada tanggal 13 Oktober," jelasnya, dikutip dari New Straits Times, Senin (12/10).

“PDRM (Polisi Diraja Malaysia) menunda pemanggilan ke tanggal lain,” ujarnya.

Baca Selanjutnya: Baru-baru ini Anwar mengumumkan telah...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami