Polisi Malaysia tangkap 3 WNI diduga simpatisan ISIS

DUNIA | 19 Juli 2018 12:00 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Polisi Malaysia menangkap tujuh orang diduga simpatisan kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Salah satu di antaranya merupakan pria yang pernah mengancam akan membunuh Raja Malaysia dan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

"Penangkapan ini dilakukan antara 12 sampai 17 Juli dalam operasi khusus di empat negara bagian, Johor, Terengganu, Selangor, dan Perak," kata kepala polisi Mohamad Fuzi Harun dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Straits Times, Kamis (19/7).

Fuzi menjelaskan bahwa empat tersangka merupakan warga negara Malaysia sementara tiga lainnya adalah warga Indonesia.

Salah satu tersangka wanita terbukti pernah mentransfer uang sebesar RM 4.000 atau Rp 14,2 juta kepada Muhammad Nasrullah Latif, yang juga dikenal sebagai Abu Gomez dan telah meninggal pada Maret tahun ini.

Tersangka lain yakni seorang pria sebelumnya pernah membuat ancaman di Facebook bahwa dirinya akan meluncurkan serangan bom di Malaysia, Indonesia, dan Filipina setelah Hari Raya pada Juni.

Sebelumnya, dia juga diketahui melakukan kontak dengan Muhammad Wanndy Mohamed Jedi, seorang warga Malaysia yang merupakan anggota ISIS dan menjadi otak di balik serangan sebuah klub di pinggiran kota Kuala Lumpur 28 Juni 2016 lalu.

Sementara itu, pria Indonesia (26 tahun) ditangkap pada 12 Juli lalu di Terengganu. Di merupakan anggota ISIS dari Bandung yang telah begabung sejak 2015 lalu. Istrinya merupakan warga Malaysia yang juga termasuk anggota ISIS. Keduanya berencana membawa anak tiri mereka ke Suriah untuk berperang bersama ISIS

Pria Indonesia lain ditangkap pada 14 Juli di Perak. Dia merupakan seorang buruh pabrik yang bergabung dengan ISIS dan pernah terlibat pembunuhan terhadap polisi Indonesia pada 10 Mei lalu Kelapa Dua, Jawa Barat.

Satu WNI lain merupakan seorang pegawai kotrak berusia 27 tahun. Dia ditangkap pada 12 Juli di Petaling Jaya, Selangor. Dia mengaku terlibat dengan ISIS dan memiliki sekitar 100 video dan 90 foto yang menggambarkan kegiatan ISIS dalam ponselnya.

Dia juga mempromosikan grup di akun Facebooknya dengan mengunggah video dan foto-foto itu. Dia berencana pergi ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok militan.


Iran tangkap 4 orang diduga anggota ISIS
Lagi, Bahrun Naim dikabarkan tewas di Suriah
Media propaganda ISIS sebut putra Abu Bakar al Baghdadi tewas dalam pertempuran
Polisi sebut 3 terduga teroris di Bandung Barat diduga berkaitan dengan ISIS
BNPT pantau ratusan WNI pulang dari Suriah, dari tempat tinggal sampai pergaulan
Masuk jaringan ISIS, mahasiswi IAIN Tulungagung dideportasi dari Suriah
Temukan tulisan 'Coming Soon ISIS' di Sukoharjo, Polda Jateng waspada

(mdk/frh)