Polisi Perbatasan Yunani Tembak Pengungsi Suriah Saat Berusaha Menyeberang ke Eropa

Polisi Perbatasan Yunani Tembak Pengungsi Suriah Saat Berusaha Menyeberang ke Eropa
DUNIA | 3 Maret 2020 18:10 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang pengungsi Suriah ditembak hingga tewas oleh polisi penjaga perbatasan Yunani pada Senin, saat polisi menyerang pengungsi yang berusaha memasuki Eropa.

Pengungsi tersebut, yang diidentifikasi bernama Ahmad Abu Emad, dibunuh pada Senin pagi saat mencoba memasuki Eropa, kata aktivis Suriah, Asaad Hanna, dikutip dari Alaraby, Selasa (3/3).

Penembakan ini terjadi di saat ribuan pengungsi berusaha menyeberangi perbatasan sebelah barat Turki dengan Yunani setelah Ankara membuka wilayah perbatasannya. Hanya belasan orang yang berhasil melewati pagar perbatasan atau menyeberangi sungai di wilayah itu.

Polisi Yunani menyerang para pengungsi dengan gas air mata saat mereka berusaha mendorong untuk bisa masuk ke Eropa.

Ratusan orang memegang bendera putih, meneriakkan "perdamaian, perdamaian", meminta untuk diizinkan masuk ke Yunani.

Turki menyatakan perbatasannya terbuka untuk menekan Uni Eropa agar membantunya menangani gelombang masuknya pengungsi Suriah.

"Semua tentara membunuh orang-orang Suriah di seluruh dunia," kata Hanna.

1 dari 1 halaman

Kapal Pengungsi Terbalik

terbalik rev1

Sementara itu, polisi pelabuhan Yunani mengatakan seorang pengungsi anak-anak tewas dan seorang lainnya dilarikan ke rumah sakit setelah sebuah kapal yang dipenuhi dengan puluhan pengungsi terbalik di pantai Lesbos.

Dua anak ditemukan tak sadarkan diri setelah kapal yang ditumpanginya terbalik sekitar pukul 08.30 waktu setempat di Laut Aegean. Salah satu dari dua anak ini, seorang anak laki-laki, tak tertolong, sementara seorang lainnya dilarikan ke rumah sakit.

Dan disebutkan sekitar 46 penumpang kapal dinyatakan selamat dari kecelakaan tersebut.

Menurut data PBB, perang Suriah telah menyebabkan krisis pengungsi besar di dunia, sedikitnya 5,5 juta orang melarikan diri dari Suriah dan lebih dari 6 juta lainnya terlantar di wilayah Suriah.

PBB memperkirakan pada 2018 perang telah menyebabkan kerusakan yang nilainya setara dengan USD 400 miliar. (mdk/pan)

Baca juga:
Turki Tembak Dua Pesawat Tempur Suriah, Pilot Selamatkan Diri dengan Terjun Payung
Turki Blokir Akses Media Sosial Setelah Serangan di Idlib Tewaskan 33 Tentara
Setelah 33 Tentara Terbunuh di Suriah, Turki Akan Biarkan Pengungsi Masuk Eropa
Rumah Bawah Tanah Jadi Tempat Berlindung Warga Suriah
Senjata AS Senilai USD 715 Juta Hilang dan Dicuri dalam Perang Lawan ISIS di Suriah
Turki dan Rusia di Ambang Perang Gara-Gara Suriah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Putar Otak Bisnis Ritel Hadapi Corona

5