Positif Covid-19, Pangeran Charles Tidak Memotong Antrean untuk Dites

Positif Covid-19, Pangeran Charles Tidak Memotong Antrean untuk Dites
DUNIA | 26 Maret 2020 16:38 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Pemerintah Inggris membantah telah memberikan keistimewaan terhadap Pangeran Charles dalam melakukan tes Covid-19. Putra Mahkota Kerajaan Inggris itu dinilai memiliki gejala-gejala yang cocok dengan orang yang positif terkena virus Corona.

Menteri Kesehatan junior Inggris, Edward Argar menegaskan, Pangeran Charles tidak memotong antrean untuk tes karena gejala dan kondisinya memenuhi kriteria.

Edward menjawab pertanyaan kenapa pewaris takhta Inggris itu melakukan tes sementara jutaan petugas kesehatan seperti dokter, perawat dan tenaga medis lainnya yang berada di garis depan tidak dites.

"Pemahaman saya adalah bahwa gejalanya, kondisinya, memenuhi kriteria itu. Pangeran Wales tidak melewati antrean," kata Argar kepada Sky News, Kamis (26/3).

1 dari 1 halaman

Kondisi Sehat

Sebelumnya, juru bicara Clarence House, mengonfirmasi Prince Of Wales Pangeran Charles positif terinfeksi virus corona. Pangeran Charles (71), menunjukkan gejala ringan namun kondisinya dalam keadaan sehat.

Istrinya, Duchess of Cornwall Camilla Parker Bowles (72) juga menjalani tes tapi hasilnya negatif. Belum diketahui di mana Pangeran Charles tertular.

"Tidak mungkin untuk memastikan dari siapa pangeran tertular virus karena padatnya kegiatan yang dia lakukan dalam peran publiknya selama beberapa pekan terakhir," pungkas pernyataan itu.

Saat ini Pangeran Charles dan Camilla melakukan isolasi mandiri di Balmoral, Skotlandia.

"Tes dilakukan oleh NHS di Aberdeenshire, di mana mereka memenuhi kriteria yang diperlukan untuk pengujian," kata pernyataan tersebut. (mdk/bal)

Baca juga:
Parlemen Inggris Ditutup Sebulan karena Pandemi Corona
Pangeran Charles Positif Terinfeksi Virus Corona
Warga Muslim Maroko Berdoa Bersama Dari Balkon Rumah di Tengah Pandemi Virus Corona
Presiden Brasil Sebut Wali Kota dan Gubernurnya Penjahat Karena Terapkan Lockdown
Bila Wabah Pandemi Mengistirahatkan Ratusan Pesawat Komersil di AS
Apple Disebut Akan Buka Semua Toko di Pertengahan April

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami