Presiden China Perintahkan Militer Bersiap untuk Perang

Presiden China Perintahkan Militer Bersiap untuk Perang
DUNIA | 28 Mei 2020 11:11 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Presiden China, Xi Jinping memerintahkan pasukan bersenjata negaranya meningkatkan pelatihan seluruh pasukan dan bersiap perang, karena meningkatnya ketegangan antara Beijing dan beberapa negara lain.

Berbicara di sela pertemuan tahunan Kongres Rakyat Nasional pada Rabu, Xi memuji kontribusi militer China dalam melawan epidemi virus corona tapi juga menyerukan pasukan bersenjata meningkatkan latihan.

"Penting untuk mengeksplorasi cara-cara latihan dan bersiap untuk perang karena upaya pengendalian epidemi telah dinormalisasi," kata Xi sebagaimana dilaporkan kantor berita pemerintah China, Xinhua.

"Penting untuk mempersiapkan pertempuran bersenjata, dengan fleksibel melakukan pelatihan pertempuran bersenjata, dan meningkatkan kemampuan militer kita untuk menunjukkan tugas-tugas militer," lanjutnya, dilansir dari Press TV, Kamis (28/5).

Xi mengatakan lebih lanjut, militer harus memikirkan skenario terburuk, bersiap untuk melindungi kedaulatan nasional, dan melindungi stabilitas negara.

1 dari 1 halaman

Hubungan Tegang

Seruan ini datang di tengah terganggunya hubungan China dengan India terkait masalah perbatasan dan meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat dan Australia terkait pandemi virus corona.

AS dan Australia menyerukan penyelidikan terkait asal usul virus corona. Sejak epidemi virus corona muncul di kota Wuhan, China, akhir Desember lalu, Beijing dan Washington bersitegang terkait asal usul virus.

Presiden AS, Donald Trump mengklaim memiliki bukti virus corona diciptakan di laboratorium kedokteran di Wuhan. Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam beberapa kesempatan menuding China tak transparan dan tak jujur terkait pandemi virus corona.

China membantah tudingan AS dan mengklaim telah menangani wabah secara terbuka, transparan, dan bertanggung jawab dalam menginformasikan kepada WHO dan negara-negara terdampak.

Isu terbaru, AS dan China bersitegang terkait Taiwan dan Hong Kong.

Terpisah, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional China, Wu Qian, mengatakan ketergantungan Taiwan pada pasukan asing untuk mempercepat rencana pemisahan diri dari China mengancam keamanan nasional China.

"Keamanan dalam negeri China dan kepentingan asing juga menghadapi ancaman nyata yang sama," ujar Wu pada Rabu.

"China harus berpikir jernih jika terkait pertahanan nasional dan bersiap untuk hal berbahaya di waktu damai." (mdk/bal)

Baca juga:
Xi Jinping Dukung Penyelidikan Virus Corona Tapi Harus Tunggu Pandemi Berakhir
Kim Jong Un Kirim Pesan ke Presiden China soal Keberhasilan Penanganan Covid-19
Lagi, Donald Trump Salahkan China & Kaitkan Virus Corona Dengan Pembunuhan Massal
CEK FAKTA: Tidak Benar Presiden China Sebut Hanya RI yang Mampu Kendalikan Corona
Trump Tuding China Akan Melakukan Apa Saja Agar Dirinya Kalah di Pilpres AS
Presiden China Telepon Jokowi: Indonesia Pasti Mengalahkan Wabah Covid-19

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5