Pria AS Tembak Mati Pacar Lalu Bunuh Diri karena Takut Tertular Virus Corona

Pria AS Tembak Mati Pacar Lalu Bunuh Diri karena Takut Tertular Virus Corona
DUNIA | 7 April 2020 16:05 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang pria di Illinois, Amerika Serikat (AS) yang curiga pacarnya terkena Covid-19, menembak mati pacarnya kemudian bunuh diri. Demikian disampaikan pihak berwenang.

Padahal keduanya dites negatif virus corona.

Sekitar pukul 20.00 pada Kamis, Wakil Sherif County Will mendatangi sebuah rumah di Lockport Township, sekitar 30 mil barat daya Chicago, untuk melakukan pemeriksaan. Semua pintu dan jendela terkunci dari dalam. Para deputi dan anggota pemadam kebakaran memaksa masuk ke rumah tersebut.

Patrick Jesernik (54) dan Cheryl Schriefer (59) ditemukan tewas di kamar terpisah dengan tanda-tanda cukup jelas yaitu luka di kepala mereka. Demikian kata kantor sheriff dalam pernyataannya, dikutip dari NBC News, Selasa (7/4).

Pasangan yang tidak menikah ini telah hidup bersama selama enam tahun, menurut juru bicara kantor sheriff, Cathy Hoffmeyer.

1 dari 1 halaman

Sebuah revolver yang berisi dua selongsong peluru bekas dan tiga peluru ditemukan di dekat jasad Jesernik. Tidak ada tanda perlawanan, dan rumah itu rapi dan teratur.

Seorang pria di tempat kejadian mengatakan, orang tua Jesernik memintanya untuk memeriksa putra mereka karena mereka belum mendengar kabar darinya.

"Pemeriksaan alamat dilakukan oleh para detektif yang tidak menerima panggilan sebelumnya untuk layanan terkait perselisihan domestik," kata pernyataan kantor sheriff.

"Pemeriksaan kedua individu yang meninggal juga dilakukan yang menunjukkan kontak polisi yang sangat terbatas."

Anggota keluar kemudian tiba di TKP dan mengatakan kepada pihak berwenang bahwa Jesernik takut dirinya dan kekasihnya terkena Covid-19. Schriefer telah dites dua hari sebelumnya.

Otopsi pada Jumat menetapkan keduanya meninggal karena luka tembak di kepala. Kematian Schriefer disebut sebagai pembunuhan. Jesernik meninggal karena luka tembak yang disebabkan oleh dirinya sendiri, dan kematiannya ditetapkan sebagai bunuh diri. Keduanya dinyatakan negatif virus corona.

Kantor sheriff mengatakan, selama pandemi ini, sebagian besar kantor layanan panggilan menerima laporan perselisihan domestik atau rumah tangga.

"Sebagai pengingat, jika ada yang menjadi korban dari situasi kekerasan dalam rumah tangga, Pengadilan County Will tetap terbuka untuk individu yang membutuhkan perintah perlindungan," kata kantor sheriff. (mdk/pan)

Baca juga:
Anggota Militer AS Terinfeksi Virus Corona Naik 50 Persen Dalam Tiga Hari
Warga AS Berjemur di Tengah Corona
Foto Harimau yang Positif Corona di Kebun Binatang New York
Harimau di Kebun Binatang New York Positif Corona
Peralatan Medis Langka, Rumah Sakit di AS Lakukan Ini Untuk Tangani Pasien Covid-19
Trump Minta Pasien Virus Corona Minum Obat Malaria Meski Belum Terbukti Manjur

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5