Pria Pakistan Marah Besar Sampai Bakar Rumah Hingga Anak dan Cucu Meninggal

Pria Pakistan Marah Besar Sampai Bakar Rumah Hingga Anak dan Cucu Meninggal
pria pakistan bakar rumah hingga tewaskan anak dan cucu. ©Handout via REUTERS
DUNIA | 18 Oktober 2021 18:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seorang ayah di Muzaffargarh, Pakistan diduga membunuh dua putri dan empat cucunya dengan membakar rumah mereka karena salah satu putrinya menikah di luar keinginannya. Demikian dilaporkan harian Dawn.

Pejabat polisi mengatakan petugas pemadam kebakaran menemukan mayat seorang pria berusia 65 tahun yang hangus, dua wanita berusia 35 dan 19 tahun, tiga anak laki-laki berusia 3, 10 dan 12 tahun dan seorang bayi berusia 2 bulan di sebuah rumah di distrik Muzaffargarh kemarin.

Dilansir dari laman Al Arabiya, Senin (18/10), semua mayat itu sudah dikirim ke rumah sakit untuk otopsi dan pemeriksaan forensik serta penyelidikan juga sedang berlangsung, kata polisi.

Polisi juga tengah mencari tahu mengapa tidak ada anggota keluarga yang terbangun saat kebakaran terjadi.

Salah satu suami dari perempuan yang meninggal mengajukan gugatan terhadap sang ayah yang mengklaim dia membakar rumah itu dalam "kemarahan" karena putrinya menolak dijodohkan dan menikah dengan laki-laki yang dicintainya.

Sang suami mengatakan dia pergi untuk urusan bisnis dan ketika dia kembali ke rumah, dia melihat rumahnya terbakar sementara ayah mertua dan saudara iparnya melarikan diri dari tempat kejadian.

Petugas polisi mengatakan kepada Reuters sang ayah sedang diburu oleh polisi.

Reporter magang: Ramel Maulynda Rachma (mdk/pan)

Baca juga:
20 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Mengguncang Pakistan
Takut Diburu Taliban, Tim Sepak Bola Perempuan Afghanistan Kabur ke Pakistan
Akar Ideologi Taliban Bukan dari Afghanistan, Timur Tengah atau Negara Islam
Taliban Janji Bakal Suarakan Isu Muslim Kashmir India
Puluhan Tentara Afghanistan Melarikan Diri ke Pakistan Setelah Diserang Taliban
Pakistan Blokir Nomor Ponsel Warga & Hentikan Gaji PNS Jika Tolak Vaksinasi Covid-19

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami