Profesor Sejarah yang Selalu Tepat Sejak 1984 Prediksi Trump Akan Kalah di Pilpres AS

Profesor Sejarah yang Selalu Tepat Sejak 1984 Prediksi Trump Akan Kalah di Pilpres AS
DUNIA | 10 Agustus 2020 08:35 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Profesor sejarah Allan Lichtman selalu tepat.

Dia memprediksi dengan tepat pemilu presiden Amerika Serikat sejak Ronald Reagen kembali memenangkan pilpres AS pada 1984 dengan "13 sistem kunci". (Penting disebut pada 2000 Lichtman memprediksi Al Gore akan memenangkan pemilu. Meski Al Gore benar memenangkan suara populer tapi pada akhirnya dia diputuskan kalah dari George W Bush karena Mahkamah Agung AS menghentikan perhitungan ulang di Florida. Lichtman tetap mengatakan prediksinya terbukti akurat.)

Kini Lichtman dengan "13 kunci penentu" siap memprediksi pilpres 2020.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi CNN, Lichtman yakin dengan jawabannya: "Faktor-faktor penentu memprediksi Donald Trump akan kehilangan Gedung Putih tahun ini."

Prediksi Lichtman berdasarkan model "13 kunci" dalam sistem penentu, termasuk faktor-faktor seperti ekonomi, jabatan, kerusuhan sosial, skandal, dan juga kharisma personal kandidat.

"Rahasianya adalah terus mencermati gambaran besar dari kekuatan sang petahana dan kinerjanya. Jangan perhatikan survei, para pengamat, dan kampanye harian. Dan itulah kunci-kunci tolak ukurnya. Gambaran besar, jelas Lichtman, seperti dilansir laman CNN, Senin (10/8).

"Setelah 2016, warga AS selalu hati-hati dengan model prediksi pilpres. Tapi temuan Lichtman ini tak bisa diabaikan," kata Editor CNN Chris Cilliza.

Baca Selanjutnya: Ketika ditanya apakah model kuncinya...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami