Profil Polisi Tersangka Pembunuhan George Floyd, Disebut pernah Terlibat Penembakan

Profil Polisi Tersangka Pembunuhan George Floyd, Disebut pernah Terlibat Penembakan
DUNIA | 30 Mei 2020 07:32 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Seorang perwira polisi Minneapolis yang diduga membunuh seorang tersangka kulit hitam dengan berlutut di lehernya adalah seorang veteran pasukan 19 tahun dengan catatan tugas yang mencakup tiga insiden penembakan, satu di antaranya fatal, dan hampir mendapat 20 pengaduan.

Derek Chauvin (44) memicu unjuk rasa yang berujung rusuh. Dia juga jadi objek penyelidikan federal setelah terlihat dalam rekaman video ponsel menindih leher George Floyd (46) dengan lututnya selama hampir delapan menit pada Senin malam, saat Floyd ditangkap atas dugaan menyerahkan tagihan palsu.

Floyd, dalam video terdengar mengeluh tidak bisa bernapas, dan dinyatakan meninggal malam itu.

Informasi yang dihimpun, penangkapan terhadap Floyd diduga berawal saat polisi menerima laporan terkait dugaan Floyd menggunakan uang palsu untuk membayar. Kemudian polisi yang melakukan pengejaran meminta Floyd untuk keluar dari mobil.

Dilansir dari South China Morning Post, Jumat (29/5), berdasarkan catatan Dewan Kota Minneapolis, Chauvin bekerja sebagai penjaga di sebuah klub malam Latin di pusat kota. Dia berada di antara sekelompok enam petugas yang menembaki seorang tersangka pelaku penikaman pada 2006 setelah pengejaran yang berakhir saat tersangka mengeluarkan sebuah senapan ke arah mereka.

Tersangka, Wayne Reyes, dipukul beberapa kali dan meninggal. Hakim memutuskan penggunaan kekerasan dapat dibenarkan.

Dua tahun kemudian, Chauvin menembak Ira Latrell Toles ketika menangani perselisihan domestik.

Menurut akun St Paul Pioneer Press tentang insiden itu, seorang operator 911 menerima telepon dari sebuah apartemen dan mendengar seorang perempuan berteriak agar seseorang berhenti memukulnya. Chauvin dan petugas lainnya tiba tepat saat Toles mengunci diri di kamar mandi.

Chauvin memaksa masuk ke kamar mandi. Toles merebut pistol Chauvin dan Chauvin menembaknya dua kali di perut. Toles selamat dan didakwa dengan dua tuduhan.

Chauvin juga di antara sekelompok perwira lima pada 2011 yang mengejar Leroy Martinez di sebuah kompleks perumahan setelah mereka melihatnya berlari dengan pistol.

Salah satu petugas, Terry Nutter, menembak Martinez di badan. Martinez selamat. Semua petugas dibebastugaskan selama beberapa waktu tetapi dibebaskan dari kesalahan, dengan Kepala Polisi Timothy Dolan mengatakan mereka bertindak "dengan tepat dan berani".

1 dari 2 halaman

Puluhan Laporan Pengaduan

Catatan kota online juga menunjukkan bahwa 17 pengaduan telah diajukan terhadap Chauvin, yang dipecat pada Selasa bersama dengan tiga petugas lainnya yang terlibat dalam penangkapan Floyd.

Enam belas pengaduan tak ditanggapi. Pengaduan yang tersisa menghasilkan dua surat teguran. Catatan-catatan itu tidak termasuk perincian tentang substansi pengaduan.

Sisi yang jauh berbeda dari perwira itu digambarkan dalam profil surat kabar 2018 tentang istrinya, Kellie, seorang pengungsi Laos. Dia mengatakan kepada Pioneer Press bahwa mereka bertemu ketika dia mengejar seorang tersangka di rumah sakit Minneapolis tempat dia bekerja.

"Di balik seragam itu, dia seorang yang lembut," katanya.

"Dia pria yang sopan. Dia masih membuka pintu untukku, masih memasangkan mantel untukku," ujar Kellie.

2 dari 2 halaman

Profil Tiga Polisi Terlibat Penangkapan Floyd

Sementara itu tidak banyak yang diketahui tentang tiga petugas lainnya yang terlibat dalam penangkapan Floyd.

Catatan pengadilan online menunjukkan bahwa petugas yang berjaga di tempat kejadian, Tou Thao, digugat di pengadilan federal pada 2017 karena dituduh memanfaatkan kekuasannya. Menurut gugatan, Lamar Ferguson mengklaim Thao dan rekannya menghentikannya saat ia berjalan ke rumah pacarnya pada 2014 tanpa alasan dan memukulinya.

Catatan kota menunjukkan enam pengaduan telah diajukan terhadap Thao. Lima ditutup tanpa disiplin. Satu tetap terbuka. Catatan tidak termasuk rincian lebih lanjut.

Thomas Lane bergabung dengan pasukan sebagai kadet pada Maret 2019, menurut catatan kota online. Tidak ada informasi tentang riwayat tugas J. Alexander Kueng yang tersedia di situs online tersebut. Catatan kota tidak menunjukkan adanya keluhan baik terhadap Lane maupun Kueng.

Pengacara Chauvin, Thao dan Kueng tidak membalas permintaan komentar. Pengacara Lane, Earl Grey, menolak berkomentar. (mdk/cob)

Baca juga:
Kematian George Floyd di Kantor Polisi Picu Kerusuhan di Minneapolis AS
Penjarahan Warnai Aksi Protes Kematian George Floyd di Minneapolis
Buntut Polisi Bunuh Pria Kulit Hitam, Kerusuhan Pecah di Minneapolis
Video CCTV Patahkan Klaim Polisi George Floyd Melawan Saat Ditangkap
Amerika Serikat Resmi Hengkang Dari WHO
Kesal Pada Twitter, Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Targetkan Perusahaan Medsos

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Curhat Siswa Lulusan Tanpa Ujian Nasional

5