Protes pembantaian warga Palestina, Luksemburg panggil Dubes Israel

DUNIA | 17 Mei 2018 13:31 Reporter : Ira Astiana

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri Luksemburg memanggil Duta Besar Israel untuk negaranya, Simona Frankel, kemarin.

Pemanggilan ini dilakukan untuk memberi teguran sekaligus menyampaikan protes atas pembantaian yang dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina di Jalur Gaza, Senin (13/5) lalu.

Tidak hanya oleh pemerintah Luksemburg, Dubes Frankel yang juga merupakan utusan Israel untuk Belgia dipanggil oleh Menteri Luar Negeri Belgia untuk menjelaskan tentang peristiwa berdarah itu.

"Menteri Luar Negeri Belgia, Didier Reynders, memanggil Dubes Frankel setelah dia mengatakan bahwa semua warga Palestina yang ditembak dalam bentrokan di perbatasan adalah teroris," demikian dilaporkan Time of Israel mengutip laman Middle East Monitor, Kamis (17/5).

Pemanggilan Dubes Israel tidak hanya dilakukan oleh Luksemburg dan Belgia. Sehari sebelumnya, Irlandia juga memanggil Dubes Israel untuk negaranya dan menuntut penjelasan mengenai pembunuhan massal tersebut.

Selain itu, Afrika Selatan juga ikut melakukan aksi protes dengan cara memanggil pulang duta besarnya untuk Israel pada Senin lalu. Hal sama juga dilakukan oleh Turki. Negara yang dipimpin oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan itu mengusir dubes dan konsulat Israel dari negaranya.

Tindakan-tindakan ini dilakukan menyusul pembantaian dilakukan pasukan Israel terhadap warga Palestina yang memprotes pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Dalam bentrokan itu, sebanyak 62 orang Palestina tewas ditembak sementara 3.000 lainnya terluka.

Baca juga:
Aksi bela Palestina di berbagai negara
Yordania desak Uni Eropa akui Yerusalem Timur sebagai Ibu Kota Palestina
Bungkamnya Amerika ketika tentara Israel bantai warga Palestina
Bayi delapan bulan asal Palestina tewas kena gas air mata tentara Israel
Turki dan Israel saling usir duta besar karena pembantaian warga Palestina
54 Negara boikot acara pembukaan kedutaan AS di Yerusalem

(mdk/frh)