PSK di Brasil Mogok Sepekan, Tuntut Jadi Penerima Vaksin Prioritas

PSK di Brasil Mogok Sepekan, Tuntut Jadi Penerima Vaksin Prioritas
PSK di Brasil turun ke jalan, menuntut jadi salah satu pihak penerima vaksin prioritas. ©Douglas Magno/AFP
DUNIA | 7 April 2021 11:00 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - PSK di kota Belo Horizonte, Brasil tenggara, melakukan mogok selama sepekan, menuntut dimasukkan dalam kelompok pekerja garda depan yang menerima vaksinasi Covid-19 prioritas.

Ribuan PSK di kota itu terpaksa turun ke jalan mencari pelanggan akibat penutupan hotel karena pandemi. Mereka biasanya menyewa kamar hotel untuk menjual jasa.

“Kami berada di garda depan, menggerakkan perekonomian dan kami berisiko,” kata presiden Asosiasi PSK negara bagian Minas Gerais, Cida Vieira, kepada AFP.

“Kami perlu divaksinasi,” lanjutnya, dilansir Channel News Asia, Rabu (7/4).

Vieira dan perempuan lainnya berunjuk rasa pada Senin (5/4) di jalan dekat hotel-hotel yang ditutup di mana mereka biasanya bertransaksi, melambaikan plakat bertuliskan: “Pekerja seks adalah profesi” dan “Kerja seks dan kesehatan”.

“Kami adalah bagian kelompok prioritas karena kami bersinggungan dengan beragam jenis orang dan nyawa kami berisiko,” ujar salah satu PSK yang berunjuk rasa, Lucimara Costa.

Pemerintah telah memprioritaskan tenaga kesehatan, guru, lansia, masyarakat suku asli, dan orang dengan riwayat kesehatan untuk tahap pertama vaksinasi.

Diharapkan kelompok prioritas yang berjumlah 77 juta orang ini divaksinasi pada paruh pertama 2021, tapi para ahli mengatakan target ini bisa molor sampai September karena terbatasnya dosis.

“Kami adalah kelompok prioritas, kami adalah pendidik kesehatan, rekan pendidik. Kami membentuk sebagian kelompok itu, karena kami memberikan informasi tentang STI (penyakit infeksi kelamin) kepada pria dan mendistribusikan kondom,” kata Vieira.

Seperti wilayah Brasil lainnya, Minas Gerais, telah berjuang menghadapi gelombang kedua pandemi, tapi angka kematian 121 per 100.000 penduduk merupakan yang terendah di negara tersebut.

Pandemi Covid-19 telah menghilangkan lebih dari 332.000 nyawa di Brasil, angka kematian tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat. (mdk/pan)

Baca juga:
Brasil Tolak Impor Vaksin Covid-19 Buatan India
Dua Menteri Brasil Mengundurkan Diri dalam Satu Hari
Pesawatnya Jatuh di Hutan Amazon, 36 Hari Dia Belajar Bertahan Hidup dari Monyet
3.251 Warga Brasil Meninggal karena Covid-19 Hanya dalam Sehari
Sejarah 21 Maret 1980: Lahirnya Ronaldinho, Sang Legenda Hidup Sepak Bola Brasil
Brasil Catat Lebih dari 90.000 Kasus Infeksi Baru Covid-19 Hanya dalam Sehari

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami