Puluhan Warganya Dikarantina, Donald Trump Sebut Amerika Sangat Siap Hadapi Corona

Puluhan Warganya Dikarantina, Donald Trump Sebut Amerika Sangat Siap Hadapi Corona
DUNIA | 27 Februari 2020 11:18 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Virus corona menyebar lebih cepat di Eropa, Timur Tengah, dan sejumlah negara lain di dunia daripada di China dimana virus ini pertama kali muncul akhir tahun lalu.

Jumlah infeksi baru virus corona di China kalah dibandingkan dengan di tempat lain, dimana Italia, Iran, dan Korea Selatan menjadi titik panas munculnya virus yang juga disebut Covid-19 ini. Penyakit ini juga terdeteksi untuk pertama kalinya di Brasil, Pakistan, Swedia, Norwegia, Yunani, Rumania, dan Aljazair.

Di Amerika Serikat, di mana otoritas kesehatan menangani 59 kasus - kebanyakan orang Amerika dipulangkan dari kapal pesiar Diamond Princess yang dikarantina di Jepang - Presiden Donald Trump berusaha menenangkan kekhawatiran warganya.

Dalam pidato yang disiarkan langsung, Trump menyampaikan negaranya sangat siap menghadapi ancaman virus ini.

"Sangat, sangat siap," ujarnya, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (27/2).

Dalam kesempatan itu, Trump juga menyampaikan penanganan masalah ini akan dipimpin Wakil Presiden Mike Pence yang akan bertanggung jawab secara nasional.

Sebelumnya dilaporkan seorang tentara AS yang bertugas di Korea Selatan positif terinfeksi virus corona. Militer AS pertama kali melaporkan kasus virus corona pada Rabu, dimana seorang tentara berusia 23 tahun berbasis di Camp Carroll, sekitar 20 kilometer dari Daegu. Kamp itu juga dekat dengan pusat disabilitas yang terjangkit virus.

1 dari 1 halaman

Korban Meninggal di Korea Selatan Bertambah

di korea selatan bertambah rev1

Sementara itu, kasus kematian akibat virus corona di Korea Selatan terus bertambah. Wali Kota Daegu, kota yang menjadi pusat wabah, mengatakan pasien ke-13 telah meninggal dunia pada Kamis. Namun jumlah kematian belum dikonfirmasi secara resmi oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC).

KCDC melaporkan 334 kasus tambahan pada Kamis. Laporan baru ini membuat total kasus melonjak menjadi 1.595. Jumlah ini adalah laporan kasus tambahan tertinggi sejak kasus pertama dikonfirmasi pada 20 Januari.

Untuk kasus baru ini, 307 dilaporkan di tenggara Daegu, dimana sebuah gereja yang menjadi pusat wabah berlokasi. (mdk/pan)

Baca juga:
Pakistan Konfirmasi Dua Kasus Pertama Virus Corona
Iran Batasi Kunjungan ke Tempat Suci Kaum Syiah & Tiadakan Salat Jumat Karena Corona
Presiden Jokowi Hormati Keputusan Arab Saudi Hentikan Penerimaan Jemaah Umrah
Penghentian Sementara Jemaah Umrah di Arab Saudi Kejutkan Pemilik Travel
Pemerintah Putuskan Evakuasi 68 WNI ABK Diamond Princess Pakai Pesawat
7 Ciri-Ciri Terinfeksi Virus Corona, Perhatikan Gejala dan Pencegahannya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami