Punya penyakit kulit aneh, bocah Inggris tak bisa dipeluk ibunya

DUNIA | 23 Januari 2014 14:31 Reporter : Ardini Maharani

Merdeka.com - Seorang ibu tidak dapat memeluk anaknya atau kulit si anak akan melepuh dan jatuh. Dia mengalami penyakit aneh.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Kamis (23/1), penyakit Rhys Williams memang membuat seluruh kulit dari kepala hingga kaki bisa melepuh dan menyakitkan. Bocah depalan tahun asal Kota Manchester, inggris itu menderita penyakit biasa disebut epidermolisis bulosa (EB).

EB merupakan penyakit mengerikan yang membuat kulit mudah terkelupas dan jaringan internalnya terasa panas walau hanya tergosok sedikit. Rata-rata penderitanya tidak bisa disembuhkan. Williams bahkan harus meminum obat penahan rasa sakit dan butuh tiga jam untuk mandi.

Ibu Williams, Tanya Moores mengatakan dia sangat tersiksa melihat putranya menggeliat kesakitan. "Bahkan terkena air mata saja kulitnya akan menjadi buruk. Hati saya remuk," ujarnya.

Meski demikian Moores bangga pada putranya sebab dapat mengontrol rasa sakit. Morfin dia gunakan kadang ditahannya dan hanya mengambil obat ringan biasa seperti parasetamol.

Kondisi William ini sudah terjadi sejak dia lahir. Saat bayi dulu tubuhnya harus ditutup dengan kain kasa. Bocah itu pun tidak dapat bermain ke luar dengan teman-temannya dan melakukan kegiatan. Bahkan Williams tidak bisa makan makanan padat atau tenggorokannya juga ikut melepuh. Makan selama ini melalui selang.

Williams pun sering hilang percaya diri. Jika terpaksa bepergian dengan orang tuanya, dia meminta ibunya untuk menutupi dirinya.

Mengetahui penderita EB tidak akan sembuh bahkan dua penderita lain di Inggris meninggal membuat Williams menulis surat agar diperbolehkan melihat dunia termasuk jadi pemadam kebakaran dan latihan bola bareng klub Liverpool. (mdk/fas)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.