Putra Jamal Khashoggi Maafkan Pembunuh Ayahnya

Putra Jamal Khashoggi Maafkan Pembunuh Ayahnya
DUNIA | 22 Mei 2020 13:42 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Putra mendiang jurnalis Arab Saudi Jamal Khashoggi hari ini mengampuni pembunuh ayahnya.

"Di malam yang mulia di bulan suci Ramadan ini, kami ingat firman Allah di dalam Alquran: 'Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang setimpal, tetapi barangsiapa memaafkan dan berbuat baik (kepada orang yang berbuat jahat) maka pahalanya dari Allah. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang zalim' (QS. Asy-Syura: 40)," kata putra Khashoggi, Salah Khashoggi di akun Twitternya, seperti dilansir laman Al Arabiya, Jumat (22/5).

"Maka karena itu, kami, putra dari syahid Jamal Khashoggi, mengumumkan, kami memaafkan mereka yang membunuh ayah kami almarhum--demi Allah Yang Maha Kuasa, semoga kami mendapat pahala dari Yang Kuasa."

Khashoggi terakhir kali terlihat di Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018 ketika dia hendak mengambil dokumen kelengkapan untuk pernikahannya.

Di dalam konsulat itu dia dibunuh dan jasadnya dimutilasi kemudian dibawa keluar dari konsulat dan hingga kini tidak pernah ditemukan.

1 dari 1 halaman

Pembunuhan ini memicu kemarahan global dan mencoreng nama Putra Mahkota Saudi Pangeran Muhammad bin Salman (MBS). Badan Intelijen Amerika, CIA, menyakini MBS yang memerintahkan Khashoggi dibunuh.

Pemerintah Saudi mengatakan MBS tidak terlibat meski pada September 2019 MBS mengakui kejadian itu berada langsung di bawah pengawasannya.

Pemerintah Saudi kemudian Desember lalu menghukum mati lima orang dan tiga dipenjara karena terlibat pembunuhan Khashoggi di konsulat Istanbul. Seluruh proses pengadilan berlangsung secara tertutup di Riyadh.

Pengadilan itu dikritik oleh PBB dan kelompok pembela hak asasi. Penyelidik PBB untuk pembunuhan ekstrayudisial, Agnes Callamard, menuding Saudi melecehkan keadilan dengan membiarkan dalang pembunuh Khashoggi melenggang bebas.

Namun Salah Khashoggi Desember lalu menyebut keputusan pengadilan itu "sudah cukup adil dan keadilan sudah tercapai." (mdk/pan)

Baca juga:
20 Warga Saudi Didakwa Bunuh Khashoggi, Lima Divonis Hukuman Mati
Turki Sebut Putusan Pengadilan Arab Saudi Atas Kasus Pembunuhan Khashoggi 'Memalukan'
Tunangan Minta Dilakukan Penyelidikan Internasional Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
Menantu Donald Trump Izinkan Saudi Tangkap Jamal Khashoggi
Penyelidik PBB: Pangeran MBS Hendak Mengelak dari Tuduhan Pembunuh Khashoggi
Setahun Pembunuhan Jamal Khashoggi, Tujuh Pertanyaan Masih Jadi Misteri
Pangeran MBS: Saya Tidak Perintahkan Khashoggi Dibunuh
Pangeran Muhammad bin Salman Akhirnya Buka Suara Kasus Pembunuhan Jamal Khashoggi
Jelang Setahun Pembunuhan Khashoggi, Pangeran MBS Akhirnya Akui Bertanggung Jawab
Dokumen CIA Terbaru Ungkap Reaksi AS Setelah Pembunuhan Khashoggi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami