Ribuan Orang Tanpa Masker Berunjuk Rasa Tolak Lockdown di London

Ribuan Orang Tanpa Masker Berunjuk Rasa Tolak Lockdown di London
DUNIA | 27 September 2020 09:46 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Massa dalam jumlah besar yang menolak lockdown diterapkan kembali berkumpul di London pada Sabtu, memicu peringatan dari kepolisian Metropolitan untuk menerapkan pembatasan untuk mencegah virus corona.

Kelompok-kelompok koalisi mengorganisir unjuk rasa menolak berbagai pembatasan sosial, enam bulan setelah UU Virus Corona diterapkan pemerintah, memberikan pemerintah kewenangan untuk menerapkan lockdown.

Gerakan payung menolak vaksin, masker, dan lockdown dan di antara mereka banyak yang disatukan oleh konspirasi teori 5G, skeptis terhadap virus corona, dan anti vaksin. Demikian dikutip dari The Independent, Minggu (27/9).

Unjuk rasa massal bertema "Kami Tak Setuju" memprotes pemerintah menerapkan berbagai pembatasan untuk melawan Covid-19. Ribuan pengunjuk rasa meneriakkan "lepaskan masker".

Unjuk rasa yang sama juga direncanakan berlanjut pada Minggu di Hyde Park.

Kepolisian telah mempersiapkan operasi pengamanan untuk mengawal demonstrasi di Trafalgar Square dan Hyde Park.

Baca Selanjutnya: Dalam sebuah pernyataan kepolisian menyampaikan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami