Rusia akan Kirimkan Foto Citra Satelit Saat Ledakan di Beirut ke Libanon

Rusia akan Kirimkan Foto Citra Satelit Saat Ledakan di Beirut ke Libanon
Ledakan di Beirut. ©2020 STR / AFP
DUNIA | 18 November 2021 14:03 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Badan luar angkasa Rusia Roscosmos akan mengirimi Lebanon citra satelit pelabuhan Beirut sebelum dan sesudah ledakan dahsyat tahun lalu, kata kepala Roscosmos Dmitry Rogozin kepada awak media, Rabu (17/11).

Pada Oktober Presiden Lebanon Michel Aoun meminta Rusia untuk memberikan citra satelit tentang peristiwa ledakan 4 Agustus 2020 itu, yang menewaskan lebih dari 215 orang dan melukai ribuan orang lainnya serta menghancurkan sejumlah kawasan di ibu kota Lebanon.

Penyelidikan atas insiden itu hingga kini masih berlangsung.

"Hari ini saya meneken sebuah dokumen beserta gambar yang cukup detail untuk memenuhi permintaan para pemimpin Lebanon," katanya, seperti dilansir laman Antara mengutip Reuters, Kamis (18/11).

Ledakan Beirut menjadi salah satu ledakan non-nuklir terbesar di dunia, sekaligus bencana terparah di negara tersebut saat pemerintah terseret dalam krisis politik dan ekonomi.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov akan membahas hubungan timbal balik kedua negara bersama mitranya dari Lebanon Abdallah Bou Habib pada 22 November di Moskow, menurut kemenlu Rusia pada Rabu.

Baca juga:
Pemimpin Hizbullah Tuding Partai Kristen Pasukan Lebanon Punya Agenda Perang Sipil
Bentrokan Warnai Peringatan Setahun Ledakan di Beirut
Patung Wanita Pengingat Ledakan di Pelabuhan Beirut
FBI Belum Bisa Simpulkan Penyebab Ledakan Beirut, Namun Diduga Kuat Kecelakaan
Sebulan Pascaledakan, Militer Lebanon Temukan 4,35 Ton Amonium Nitrat di Beirut
Pihak Berwenang Lebanon Tahan Semua Tersangka Ledakan Pelabuhan Beirut
Kasus Covid-19 Kian Melonjak Usai Ledakan di Beirut, RS Lebanon Kewalahan
Ahli Sebut Ledakan di Beirut Setara 200 Sampai 300 Ton Bahan Berdaya Ledak Tinggi
Seperti Lebanon, Negara-Negara Ini Menyimpan Bahan Peledak Berjumlah Besar

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami