Rusia Desak AS Cabut Sanksi Untuk Iran di Tengah Pandemi Virus Corona

Rusia Desak AS Cabut Sanksi Untuk Iran di Tengah Pandemi Virus Corona
DUNIA | 22 Maret 2020 13:36 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Moskow mendesak Washington agar mencabut sanksinya terhadap Iran di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Jumlah korban meninggal akibat virus corona di Iran terus bertambah setiap hari.

"Kami mendesak dan menyerukan kepada Amerika Serikat agar mencabut praktik tidak manusiawinya yang menerapkan sanksi terhadap Iran, yang mengalami keterbatasan parah untuk mengatasi masalah kesehatan mendesak dalam situasi penyebaran virus corona saat ini," kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Ryabkov pada Sabtu, dikutip dari laman Press TV, Minggu (22/3).

Ryabkov mengatakan, AS memahami perbedaan antara pengiriman bantuan kemanusiaan dan kurangnya kemampuan Iran untuk menerima pendapatan ekspornya, yang penting untuk pembiayaan program-program terkait, karena bertahun-tahun sanksi keras AS yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Namun demikian, para pejabat AS, termasuk yang senior, tidak meremehkan distorsi yang jelas dari fakta yang tak terbantahkan ini, mengejar tujuan geopolitik mereka sendiri, yang kami pahami," tambahnya.

1 dari 1 halaman

Tekanan Maksimal

rev1

Dalam beberapa pekan terakhir, seruan agar AS mencabut sanksinya disuarakan. Sanksi tersebut sangat berdampak terhadap sistem kesehatan Iran pada saat semua negara bekerja sama melawan pandemi.

Sebelumnya pada pekan ini China juga mendesak AS mencabut sanksinya kepada Teheran, karena menghambat upaya Republik Islam itu untuk mengatasi wabah.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo pada Selasa mengumumkan babak baru sanksi terhadap Iran yang disebutnya sebagai bagian 'tekanan maksimal' melawan Iran. (mdk/pan)

Baca juga:
Presiden Iran Sebut Sanksi AS Akan Sebabkan Masalah Narkoba dan Terorisme Membludak
Israel dituding sebagai dalang di balik sederet peristiwa besar
Presiden Iran Hasssan Rouhani bertekad tetap jual minyak meski dilarang AS
Sanksi ekonomi untuk Qatar bisa dicabut di tengah kasus Jamal Khashoggi
Melihat satu-satunya rumah sakit Yahudi di Iran yang bergulat dengan sanksi AS

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5