Satu Tentara India Tewas dalam Peristiwa Baku Tembak di Jammu dan Kashmir

DUNIA | 17 Agustus 2019 17:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Peristiwa tembak-menembak yang terjadi antara pasukan India dan Pakistan mengakibatkan seorang tentara India tewas di tengah perselisihan atas perebutan wilayah Jammu dan Kashmir, Kamis (16/8).

Sehari sebelumnya, Angkatan Darat Pakistan dalam sebuah pernyataan mengatakan tentaranya tewas sebanyak empat orang selama 24 jam dalam bentrok yang terjadi di perbatasan antara kedua negara, ditulis Sabtu (17/8).

Pada hari yang sama, Dewan Keamanan PBB (DK PBB) menyelenggarakan pertemuan bersifat tertutup mengenai masalah ini. Lebih dari seminggu setelah India mencabut Pasal 370, mengakhiri negara bagian Jammu dan Kashmir yang secara konstitusional diberikan status khusus.

Dikutip dari sputniknews.com, pihak Pakistan sangat mengutuk keputusan India. Perdana Menteri Pakistan Imran Khan pun membandingkan India dengan Nazi Jerman. Atas kondisi tersebut, pihak Pakistan menegaskan rakyatnya siap untuk memerangi India sampai akhir.

Reaksi dari hasil keputusan New Delhi, Pakistan mengusir utusan India dan menangguhkan perdagangan serta layanan kereta api dengan tetangga selatannya itu. Untuk diketahui, Pakistan dan India telah berperang sepanjang sejarah sebanyak empat kali atas Kashmir.

Salah satu kejadian yang membuat perang semakin panas terjadi pada Februari lalu ketika terjadi bentrokan udara dan kelompok militan berbasis di Pakistan mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap konvoi Indian dikutip dari The Daily Star.

Reporter magang:Ellen Riveren

Baca juga:
Tidak Ada Kehidupan Tanpa Internet, Begitu pun di Kashmir
Tanggapi Konflik Kashmir, Menlu Retno Sarankan India dan Pakistan Berdialog
Rayakan Hari Kemerdekaan, PM India Bersikukuh Mengubah Kashmir
Sambut Hari Kemerdekaan, India Longgarkan Jam Malam di Kashmir
Konflik Kashmir, Pakistan Bakal Kerahkan Pasukan ke Perbatasan
India Tutup Kota Terbesar di Kashmir Saat Libur Idul Adha
PM Pakistan: Mendiamkan Kashmir Sama Saja Memenuhi Keinginan Hitler

(mdk/did)