Satu WNI Terluka Saat Terjadi Ledakan Dahsyat di Beirut

Satu WNI Terluka Saat Terjadi Ledakan Dahsyat di Beirut
DUNIA | 5 Agustus 2020 09:55 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Ledakan dahsyat terjadi di Pelabuhan Beirut, Lebanon pada Selasa (4/8)sore. Sedikitnya 73 orang tewas dan 4.000 terluka.

Salah satu warga yang terluka adalah WNI. Demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dalam keterangannya pada Rabu (5/8).

Dalam pernyataannya, Kemlu RI menyampaikan simpati kepada Pemerintah Lebanon dan juga belasungkawa kepada keluarga korban.

Lokasi ledakan berdekatan dengan Downtown Beirut dan berjarak sekitar 7 kilometer dari KBRI Beirut. Sejauh ini belum ada keterangan resmi penyebab ledakan.

"Salah satu korban luka adalah WNI yang telah berhasil dikontak KBRI dan saat ini dalam kondisi stabil serta dapat berkomunikasi dengan baik. KBRI akan terus melakukan pendampingan kepada yang bersangkutan hingga pulih," kata pernyataan tersebut.

KBRI Beirut juga melakukan koordinasi dengan otoritas setempat dan melakukan pengecekan kepada WNI lainnya yang berada di Beirut.

Dalam catatan KBRI, terdapat 1.447 WNI, 1.234 diantaranya adalah Kontingen Garuda dan 213 merupakan WNI sipil termasuk keluarga KBRI dan mahasiswa. KBRI Beirut dapat dihubungi melalui hotline : +961 3199 493.

Baca Selanjutnya: Lebanon Minta Bantuan Internasional...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami