Saudi Tolak Laporan Intelijen AS yang Sebut Pangeran MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi

Saudi Tolak Laporan Intelijen AS yang Sebut Pangeran MBS Setujui Pembunuhan Khashoggi
Mohammed bin Salman. ©2018 Merdeka.com
DUNIA | 28 Februari 2021 16:04 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Arab Saudi dua hari lalu menolak laporan intelijen Amerika Serikat yang menyatakan pemimpin de facto sekaligus Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman menyetujui pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada Oktober 2018.

"Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menolak sepenuhnya laporan negatif, salah terkait kepemimpinan kerajaan dan laporan itu mengandung informasi dan kesimpulan yang tidak akurat," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi, seperti dilansir laman the Times of Israel, Minggu (28/2).

Dalam laporan yang dirilis dua hari lalu oleh pemerintaha Presiden Amerika Serikat Joe Biden, intelijen AS menyimpulkan bahwa sang pangeran "menyetujui operasi di Istanbul, Turki untuk menangkap atau membunuh Khashoggi."

Saudi sebelumnya kerap mengatakan pembunuhan itu adalah kesalahan operasi dari tim lapangan dan membantah keterlibatan Pangeran MBS.

"Sungguh sangat disayangkan laporan ini memuat ketidakadilan dan kesimpulan yang tidak akurat sedangkan pihak kerajaan sudah jelas membantah kejahatan semacam ini dan kepemimpinan kerajaan perlu mengambil langkah untuk memastikan tragedi semacam ini tidak terjadi lagi," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri.

"Kerajaan menolak segala tindakan yang bertentangan dengan kepemimpinan, kedaulatan, dan kebebasan sistem peradilan," lanjut pernyataan Kementerian.

Jamal Khashoggi, tokoh yang cukup vokal mengkritik kepemimpinan Pangeran MBS, dibujuk untuk datang ke konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada Oktober 2018 dan dia dibunuh oleh tim operasi Saudi di dalam konsulat itu. Mayatnya hingga kini tidak ditemukan. (mdk/pan)

Baca juga:
Laporan Intelijen AS: Pangeran Muhammad Bin Salman Setujui Pembunuhan Khashoggi
AS Segera Rilis Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi yang Sebut Pangeran MBS Terlibat
Joe Biden akan Telepon Raja Salman Bahas Laporan Pembunuhan Jamal Khashoggi
Dokumen Rahasia Ungkap Pembunuh Jamal Khashoggi Gunakan Pesawat Perusahaan Sitaan MBS
Hatice Cengiz Gugat Pangeran Muhammad Bin Salman Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Bagi Terpidana Pembunuhan Jamal Khashoggi
Pejabat PBB Sebut Pangeran MBS Tersangka Utama Pembunuhan Jamal Khashoggi
20 Warga Saudi Didakwa Bunuh Khashoggi, Lima Divonis Hukuman Mati
Turki Sebut Putusan Pengadilan Arab Saudi Atas Kasus Pembunuhan Khashoggi 'Memalukan'

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami