Sebelum Beli Rumah, Warga China Sewa Orang untuk Buktikan Bangunan Tak Berhantu

Sebelum Beli Rumah, Warga China Sewa Orang untuk Buktikan Bangunan Tak Berhantu
Ilustrasi rumah hantu. ©2012 Shutterstock/SSokolov
DUNIA | 17 November 2021 16:03 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Cukup sulit menjual properti di Asia karena di benua ini sering terjadi 'kematian yang tidak wajar', tapi untungnya, sekelompok pekerja lepas pemberani di China akan memastikan rumah yang akan Anda beli tidak berhantu รข€” dengan bayaran tentunya.

Di China, industri kecil "penguji rumah hantu" sering dipakai jasanya oleh agen properti, pemilik, atau pembeli potensial. Mereka biasanya dibayar satu yuan per menit, dan bisa menghasilkan lebih dari 1.440 yuan (Rp 3 juta) untuk tinggal 24 jam di rumah itu. Demikian menurut Dahe Daily, situs web berita yang berbasis di Provinsi Henan.

Laporan itu mengutip seorang penguji rumah hantu, seorang pensiunan tentara bermarga Zhang, yang mengatakan dia tahu lebih dari puluhan orang lain yang mengambil pekerjaan itu.

"Ini adalah pekerjaan khusus. Ini tidak cocok untuk menjadi pekerjaan penuh waktu, tetapi bisa menjadi pekerjaan paruh waktu. Pekerja harus terbang melintasi negeri dan mereka tidak tahu ke mana mereka akan pergi selanjutnya," jelasnya, seperti dilansir dari laman South China Morning Post, Rabu (17/11).

Zhang juga mengatakan permintaan pekerjaan ini tidak tinggi dan mengatakan dia telah menerima sekitar satu pesanan setiap tahun selama beberapa tahun terakhir.

Kliennya biasanya adalah agen properti yang mencoba menjual properti berhantu atau orang yang baru saja membeli properti yang mereka takuti berhantu.

"Pembeli baru tidak berani tidur di tempat, jadi mereka membayar orang untuk mencobanya dan melihat apakah itu aman," kata dia.
Zhang mengaku menggunakan panggilan video untuk menunjukkan kepada klien bagaimana dia memeriksa setiap sudut rumah.

"Beberapa teman saya mengatakan itu adalah pekerjaan yang mudah; tidur selama satu malam dan mendapatkan uang. Mereka meminta bantuan saya untuk masuk ke pertunjukan, tetapi kebanyakan dari mereka takut. Teman-teman saya berhenti setelah pertama kali," jelas Zhang.

2 dari 2 halaman

Di Asia, adalah hal biasa bagi orang-orang untuk secara aktif menghindari rumah yang menjadi lokasi "kematian tidak wajar" karena khawatir kejadian tersebut akan membawa nasib buruk bagi penghuni selanjutnya. Rumah susun "berhantu" cenderung dijual dengan harga yang jauh lebih rendah daripada tempat serupa di daerah sekitarnya.

Karena alasan ini, agen properti di Hong Kong diwajibkan secara hukum untuk mengungkap "kematian tidak wajar" di sebuah properti.

Pekerjaan untuk membuktikan suatu tempat tidak berhantu sudah ada sejak lama. Tapi tayangan siaran langsung 24 jam dari penguji rumah berhantu di Suzhou, di China timur, sempat menarik perhatian publik.

Tayangan itu adalah upaya untuk melelang properti yang pernah dimiliki oleh seorang pria yang bunuh diri di rumah tersebut.

Meski tayangan itu ditonton 56.000 orang, tidak ada yang ikut serta dalam lelang rumah bernilai sekitar 2,2 juta yuan (Rp 4 miliar) itu.

Harga lelang yang dimulai dari 1,2 juta yuan atau Rp 2,6 miliar itu tidak juga ada yang mau menawar.

Reporter Magang: Ramel Maulynda Rachma (mdk/pan)

Baca juga:
Polisi Dukung Ada Kampung Siapkan Rumah Angker untuk Isolasi Pemudik Bandel
Merinding, Pengakuan Para Artis Indonesia Rumahnya Ada Hantu
Rumah-rumah yang dikenal mengerikan di Indonesia, lewat bikin merinding
Angkernya resor ski berhantu di Korea Selatan
Kisah wanita hidup seorang diri di desa berhantu Serbia
Rumah hantu paling seram di AS bikin 350 pengunjung 'minta ampun'
Empat penampakan hantu paling nyata dari rekaman video

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami