Hot Issue

Sederet Alasan Inilah yang Bikin Trump Kalah dalam Pemilu AS

Sederet Alasan Inilah yang Bikin Trump Kalah dalam Pemilu AS
DUNIA | 9 November 2020 07:26 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Capres petahana yang diusung Republik, Donald Trump dikalahkan Joe Biden dari Demokrat. Biden mengantongi lebih dari 280 suara elektoral, melampaui 270 yang menjadi syarat melenggang ke Gedung Putih.

Presiden AS terpilih Joe Biden dan Wakil Presiden terpilih Kamala Harris akan dilantik pada Januari 2021. Keduanya tampil pada Sabtu malam di kampung halaman Biden di Wilmington, Delaware untuk menyampaikan pidato kemenangan.

Sementara itu, Trump masih ngotot mengklaim kemenangan. Menuding ada kecurangan walaupun tak berdasar.

Trump mengklaim saksi-saksinya tak diizinkan memasuki ruang rekapitulasi suara. Dia pun mengatakan meraup 71 juta suara sah, suara tertinggi yang pernah diraih capres petahana.

Masa jabatan kepresidenan Trump diwarnai sejumlah skandal dan kontroversi. Dia menolak menghadap akar perpecahan rasial dan justru melipatgandakan keluhan warga kulit putih. Salah satu kecenderungan politik paling dominan selama masa jabatannya ialah eksodus pemilih pinggiran kota, perempuan kulit putih, dan sarjana dan pemilih independen dari Partai Republik.

Prospeknya untuk terpilih kembali untuk periode kedua dihalangi kegagalannya dalam menangani pandemi virus corona. Bahkan di puncak masa kampanye, Trump masuk rumah sakit karena positif Covid-19.

"Jika presiden tak pernah terkena Covid, dia menang pemilihan. Survei kami menunjukkan penurunan signifikan saat itu terjadi, khususnya di kalangan warga pinggiran kota, pendidikan sarjana, warga non-liberal," kata konsultan atau ahli strategi Partai Republik, Brad Todd, dikutip dari TIME, Minggu (8/11).

"Trump terkena Covid memberi tanda ke orang-orang tersebut bahwa gaya penanganannya memiliki konsekuensi bahkan untuk dia pribadi dan oleh karena itu tak mungkin berubah."

Baca Selanjutnya: Gagal Terhubung dengan Pemilih...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami