Hot Issue

Sejumlah Tanya Jika Trump Tak Mampu Melanjutkan Jadi Presiden AS

Sejumlah Tanya Jika Trump Tak Mampu Melanjutkan Jadi Presiden AS
DUNIA | 5 Oktober 2020 07:24 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Kini hanya beberapa pekan menjelang pemilihan presiden Amerika Serikat. Donald Trump dinyatakan positif Covid-19. Sejumlah tanya muncul, apa yang akan terjadi kemudian?

Bagaimana dengan jadwal debat capres?

Dikutip dari laman BBC, Sabtu(3/10), Donald Trump kini harus menjalani karantina mandiri selama 10 hari setelah dites positif Covid-19 pada 1 Oktober. Dengan begitu maka dia masih bisa mengikuti debat capres kedua yang dijadwalkan pada 15 Oktober,

Kampanye yang menurut rencana berlangsung di Florida pada Jumat ini batal. Begitu juga jadwal konferensi video dengan sejumlah kaum lansia.

Trump masih memiliki sejumlah jadwal kampanye, tapi di masa ini itu semua akan dibatalkan atau ditunda.

Apa yang bisa membuat pemilu ditunda?

Karantina mandiri yang dijalani Trump tentu berdampak pada jadwal kampanye.

Maka muncul pertanyaan, apakah pilpres AS juga bisa ditunda dan bagaimana itu bisa terjadi?

Jadwal pemilu AS sudah diputuskan undang-undang yaitu akan berlangsung pada Selasa di pekan pertama bulan November setiap empat tahun sekali. Artinya tahun ini jatuh pada 3 November.

Mengubah hari pilpres menjadi keputusan anggota parlemen AS, bukan presiden.

Dibutuhkan suara mayoritas baik di DPR maupun di Kongres untuk mengubah tanggal pilpres. Dan situasi ini tampaknya kecil kemungkinannya karena DPR dikuasai oleh kubu Demokrat.

Baca Selanjutnya: Meski jika tanggal pemilihan diubah...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami