Sekjen PBB Peringatkan Dunia Bakal Hadapi Bencana karena Kelangkaan Pangan

Sekjen PBB Peringatkan Dunia Bakal Hadapi Bencana karena Kelangkaan Pangan
Anak-anak Nigeria kelaparan. ©2016 Merdeka.com
DUNIA | 26 Juni 2022 11:53 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sekjen PBB, Antonio Guterres memperingatkan pada Jumat, dunia menghadapi "bencana" karena meningkatnya kelangkaan pangan di seluruh dunia.

Guterres menyampaikan, kondisi yang disebabkan perubahan iklim, pandemi virus corona, dan kesenjangan ini diperparah dengan perang di Ukraina sehingga menciptakan "krisis kelaparan global yang belum pernah terjadi sebelumnya".

"Ada bahaya nyata banyak kelaparan akan diumumkan pada 2022," jelasnya dalam sebuah video kepada puluhan pejabat negara kaya dan berkembang yang berkumpul di Berlin, Jerman.

"Dan 2023 bisa jauh lebih buruk," lanjutnya, dikutip dari laman ABC News, Minggu (26/6).

Guterres menyampaikan, panen di seluruh Asia, Afrika, dan Amerika akan terdampak karena petani di seluruh dunia menghadapi lonjakan harga pupuk dan bahan bakar.

"Masalah akses pangan tahun ini bisa menyebabkan kelangkaan pangan global tahun depan," ujarnya.

"Tidak ada negara yang kebal terhadap dampak sosial dan ekonomi dari bencana semacam ini."

Dia menyampaikan, negosiator PBB sedang berusaha mencapai kesepakatan yang akan memudahkan Ukraina mengekspor pangan termasuk melalui Laut Hitam, dan mengizinkan Rusia mengirim pangan dan pupuk ke pasar dunia tanpa pembatasan.

Guterres juga menyerukan bantuan utang untuk negara-negara miskin agar perekonomian mereka tetap berjalan dan meminta sektor swasta membantu menstabilkan pasar pangan dunia. (mdk/pan)

Baca juga:
UNICEF: 600.000 Anak Terancam Gizi Buruk akibat Naiknya Harga karena Perang
Jutaan Warga Afghanistan Rayakan Idulfitri di Tengah Bencana Kelaparan
Perang Rusia-Ukraina Diprediksi Tambah 13,1 Juta Orang Kelaparan di Dunia
13 Juta Orang di Afrika Terancam Mati Kelaparan karena Kekeringan
Sejarah 11 Juni 1998: Mengenal Program Pangan PBB untuk Atasi Kelaparan di Sudan
2021, Sebanyak 8,03 Juta Ton Sampah Makanan Percepat Pemanasan Global

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini