Selama memerintah, Barack Obama sudah bunuh 117 warga sipil di dunia

DUNIA | 20 Januari 2017 11:02 Reporter : Yulistyo Pratomo

Merdeka.com - Selama memerintah, Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memang tak pernah mengirim tentaranya untuk berperang secara langsung. Meski sampai saat ini masih ada beberapa pasukan AS yang bertahan di Afghanistan maupun Irak.

Dalam rilis yang diungkap intelijen AS menyebutkan, selama pemerintahan Obama sedikitnya 117 warga sipil tewas, baik dalam serangan drone atau serbuan antiteror yang terjadi di Pakistan, Yaman atau lokasi-lokasi lainnya.

Dilansir kantor berita Associated Press, Jumat (20/1), laporan itu diterbitkan sebagai respons atas tekanan publik untuk mendapatkan informasi mengenai operasi AS di seluruh dunia.

Dalam laporan pertama, yang diterbitkan setahun lalu, menyatakan terdapat 64 dan 116 warga sipil tewas selama tujuh tahun pemerintahan Obama. Informasi terakhir, satu orang warga sipil diketahui terbunuh setahun silam.

Sampai saat ini, militer AS dan CIA menggelar operasi khusus di Pakistan, Yaman, Irak, Suriah, Afghanistan, Somalia dan Libya. Data itu tak termasuk korban tewas yang berlangsung di zona perang Irak, Suriah dan Afghanistan.

Aktivis hak asasi manusia dan lainnya terus mengkritik pemerintah, mereka menyebut serangan-serangan itu merupakan tindakan kejam dan tidak berperikemanusiaan. (mdk/tyo)

Usai pelantikan Trump, Obama dan keluarga bakal pergi berlibur

Jelang berkuasa, Donald Trump tendangi orang-orang sekitar Obama

Ini warisan Presiden Barack Obama kepada dunia

5 Hal tak terlupakan dari Presiden AS Barack Obama

Ini yang buat Obama menangis saat pidato terakhir sebagai presiden

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.