Sembilan Bayi Kembar dari Ibu Asal Mali Harus Berada di Inkubator Selama Tiga Bulan

Sembilan Bayi Kembar dari Ibu Asal Mali Harus Berada di Inkubator Selama Tiga Bulan
Perempuan di Mali lahirkan 9 bayi kembar. ©REUTERS/Youssef Boudlal
DUNIA | 7 Mei 2021 17:17 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Sembilan bayi kembar yang dilahirkan seorang perempuan Mali perlu menghabiskan dua sampai tiga bulan di dalam inkubator, seperti disampaikan direktur klinik di mana mereka dilahirkan.

Profesor Youssef Alaoui dari klinik Ain Borja di Casablanca, Maroko, mengatakan kepada AFP, kasus ini “sangat langka” dan “istimewa”.

Halima Cisse (25), dan sembilan bayinya – lima perempuan dan empat laki-laki –dalam keadaan sehat. Berat bayi antara 500 gram sampai 1 kilogram saat mereka lahir.

Profesor Alaoui menyampaikan, Halima Cisse dalam kehamilan 25 minggu ketika dibawa ke klinik tersebut dan timnya berusaha memperpanjang sampai 30 minggu. Sepuluh dokter dan 25 paramedis membantu proses kelahiran. Demikian dikutip dari BBC, Jumat (7/5).

Dia mengatakan kepada BBC Arab, kondisi Halima cukup parah sejak awal karena pendarahan hebat, tapi kemudian bisa dikendalikan.

“Ibunya sekarang dalam kondisi baik, dia tidak dalam bahaya lagi. Kami berharap dia dan bayinya cepat sembuh,” ujarnya.

Dokter di Mali melakukan ultrasound dan awalnya meyakini Halima Cisse mengandung tujuh bayi. Mereka mengirimnya ke Maroko di mana terdapat fasilitas medis yang lebih baik.

Setelah lima minggu di klinik Maroko, dia melahirkan melalui operasi caesar pada Selasa, Fanta Siby.

Suami Halima, Adjudant Kader Arby, masih di Mali bersama putri tertua pasangan itu. Dia mengatakan telah menghubungi istrinya di Maroko dan tidak khawatir dengan masa depan keluarga.

“Tuhan memberi kami anak-anak ini. Dialah yang memutuskan apa yang akan terjadi pada mereka. Saya tidak khawatir tentang itu. Ketika Yang Mahakuasa melakukan sesuatu, Dia tahu mengapa,” jelasnya kepada BBC Afrique.

Dua pasang bayi kembar sembilan sebelumnya telah tercatat - satu lahir dari seorang perempuan di Australia pada tahun 1971 dan satu lagi dari seorang perempuan di Malaysia pada tahun 1999 - tetapi tidak ada bayi yang bertahan hidup lebih dari beberapa hari.

Seorang perempuan yang memiliki delapan bayi di AS pada tahun 2009 memegang Guinness World Record untuk jumlah anak terbanyak yang dilahirkan dalam sekali kelahiran untuk bertahan hidup. Si kembar delapan Nadya Suleman telah beranjak dewasa dan kini berusia 12 tahun. Dia mengandung mereka melalui fertilisasi in vitro. (mdk/pan)

Baca juga:
Langka, Perempuan Mali Lahirkan 9 Bayi Kembar
Perempuan Mali Melahirkan Sembilan Anak Kembar
Pasukan Prancis Bunuh Pemimpin Senior Al-Qaidah di Mali
Presiden Mali Mundur Setelah Ditangkap Tentara yang Diduga Sebagai Upaya Kudeta
Kisah Wabah Corona di Timbuktu, Kota di Gurun Sahara yang Dijuluki 'Ujung Dunia'
Meratapi Kamp Pengungsian di Mali Ludes Terbakar

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami