Setelah TikTok, India Blokir Lagi 47 Aplikasi Asal China Termasuk BIGO Live

Setelah TikTok, India Blokir Lagi 47 Aplikasi Asal China Termasuk BIGO Live
DUNIA | 28 Juli 2020 16:04 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - India kembali memblokir 47 aplikasi buatan China di handphone setelah pada bulan lalu melarang 59 aplikasi termasuk TikTok yang sangat populer. Di Tengah ketegangan kedua negara terkait bentrokan di Himalaya, India beralasan, pemblokiran dilakukan demi 'kedaulatan data.'

Saat ini, otoritas India sedang mengkaji 275 aplikasi lainnya untuk diblokir. 47 aplikasi yang baru saja dilarang, sebagian besar adalah klon atau varian layanan seperti TikTok Lite.

Punit Agarwal, kepala IT dan unit media sosial Delhi BJP, mengkonfirmasi berita itu di Twitter, menulis: "Pemerintah India melarang 47 aplikasi Cina yang merupakan varian dan kloning salinan dari 59 aplikasi yang dilarang pada bulan Juni."

"Klon-klon yang dilarang ini termasuk Tiktok Lite, Helo Lite, SHAREit Lite, BIGO LIVE Lite dan VFY Lite. Lebih dari 250 aplikasi lainnya di bawah radar termasuk PUBG. #DigitalStrike."

Sebelum dilarang pada 29 Juni, TikTok memiliki banyak pengguna di India. Pada bulan April aplikasi ini melampaui 2 miliar unduhan di seluruh dunia, dan 611 juta berasal dari India dan menyumbang 30% dari total viewer global TikTok.

Pengguna TikTok India tampaknya merasakan pemblokiran itu. Data dari situs analitik Sensor Tower menunjukkan sejak TikTok dilarang, laju unduhan untuk tiga aplikasi berbagi video paling populer berikutnya telah melonjak 155%.

Baca Selanjutnya: The Economic Times melaporkan pemerintah...

Halaman

(mdk/bal)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami