Sidang Pertama Pemakzulan Trump Akan Disiarkan Langsung Pekan Depan

DUNIA | 7 November 2019 16:43 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kongres Demokrat mengumumkan sidang dengar pendapat pertama dalam proses pemakzulan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan digelar pekan depan.

Tiga pejabat departemen negara akan menjadi saksi pertama dalam sidang itu. Hingga saat ini, tiga anggota parlemen dari tiga komite utama DPR telah mendengar kesaksian tiga pejabat itu secara tertutup.

BBC melaporkan, Kamis (7/11), penyelidikan pemakzulan terhadap Trump berfokus pada usahanya menekan Ukraina untuk mengumumkan penyelidikan terhadap rival politiknya, Joe Biden.

Kendati tuduhan diarahkan kepadanya, Trump mengelak bahwa dirinya telah menyalahgunakan kekuasaan.

Ketua Komite Intelijen Dalam Negeri, Adam Schiff, yang mengawasi penyelidikan, mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa kasus pelengseran terhadap presiden sedang berlangsung.

"Kami mendapatkan apresiasi yang meningkat atas apa yang terjadi selama tahun lalu dan sejauh mana presiden mendaftarkan seluruh departemen pemerintah dengan tujuan ilegal untuk membuat Ukraina mengorek informasi pada lawan politik," ujar Schiff.

1 dari 2 halaman

Disiarkan Langsung

Trump menuding putra mantan wakil presiden AS Joe Biden, Hunter Biden, melakukan korupsi di perusahaan gas Ukraina. Joe Biden adalah calon penantang kuat Trump dalam pilpres tahun depan dari kubu Demokrat.

Sidang dengar pendapat Capitol Hill kali ini akan disiarkan langsung di mana anggota parlemen dari Partai Demokrat dan Republik menanyai para saksi.

Salah satu saksi yang akan pertama kali muncul adalah Bill Taylor, penjabat duta besar AS untuk Ukraina, yang menyampaikan beberapa kesaksian pribadi paling mengejutkan bulan lalu.

Pada hari Rabu, satu minggu sebelum sidang publik yang dijadwalkan, Demokrat House merilis transkrip buktinya.

Dalam transkrip tersebut, Taylor mengatakan kepada anggota parlemen bahwa itu adalah "pemahaman yang jelas" bahwa presiden telah menahan hampir $400 juta ( 310 juta) dalam bantuan militer AS karena dia ingin Ukraina melakukan penyelidikan Bidens.

Joe Biden adalah calon terdepan Demokrat untuk pemilihan presiden pada pemilihan selanjutnya.

Selain Taylor, pejabat resmi departemen karier George Kent juga akan turut hadir.

Kent dilaporkan mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pejabat departemen telah dikesampingkan karena Gedung Putih menempatkan orang yang ditunjuk secara politis untuk bertanggung jawab atas kebijakan Ukraina.

Dia bersaksi bahwa dia telah diperingatkan untuk "bersembunyi" oleh seorang atasan setelah menyatakan keprihatinan tentang pengacara pribadi Trump, Rudy Giuliani, yang melobi Ukraina untuk menyelidiki Bidens.

Namun, Giuliani membantah telah melakukan hal yang dituduhkan kepadanya.

2 dari 2 halaman

Butuh Mayoritas Dua Pertiga Suara Senat

Setelah itu, terdapat mantan duta besar AS untuk Ukraina Marie Yovanovitch, yang dipanggil kembali pada Mei setelah tidak disetujui oleh Gedung Putih. Ia dijadwalkan bersaksi pada Jumat pekan depan.

Dia mengatakan kepada sidang bulan lalu bahwa dia merasa terancam oleh pernyataan Trump kepada presiden Ukraina bahwa "akan melalui beberapa hal".

Bantuan militer ke Ukraina dirilis pada bulan September, setelah pelapor membunyikan alarm tentang panggilan telepon 25 Juli di mana Trump meminta Presiden Ukraina untuk menyelidiki Bidens.

Keluhan pengaduan tersebut mendorong Demokrat untuk meluncurkan penyelidikan pemakzulan.

Pemakzulan adalah bagian pertama dari proses politik dua tahap di mana Kongres dapat menurunkan presiden dari jabatannya.

Jika setelah sidang, DPR memberikan suara untuk mengeluarkan pasal pemakzulan, Senat dipaksa untuk mengadakan persidangan.

Pemilihan Senat membutuhkan mayoritas dua pertiga untuk menghukum dan mengeluarkan presiden. Namun, hal tersebut terasa tidak mungkin dalam kasus ini, mengingat bahwa partai Trump mengendalikan majelis.

Hanya dua presiden dalam sejarah AS, Bill Clinton dan Andrew Johnson yang pernah mengalami proses pemakzulan, tetapi tidak ada di antara mereka yang dihukum.

Sedangkan Presiden Richard Nixon mengundurkan diri sebelum dia dimakzulkan.

Reporter: Benedikta Miranti Tri Verdiana

Sumber: Liputan6.com (mdk/pan)

Baca juga:
Geng Narkoba Diduga Bunuh Sembilan Warga AS di Meksiko
Paula White, Guru Spiritual Trump yang Kini Jadi Pegawai Gedung Putih
Menantu Donald Trump Izinkan Saudi Tangkap Jamal Khashoggi
Turki Akan Pulangkan Tahanan ISIS ke Negara Asalnya
Ketika Presiden Donald Trump Nonton MMA
Assad Puji Trump Presiden Terbaik AS dan Musuh yang Jujur