Sipil dan Militer Sudan Akhirnya Berdamai, Siap Bentuk Kabinet Bersama

DUNIA | 18 Juli 2019 18:05 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Dewan militer Sudan dan para pemimpin oposisi akhirnya menandatangani perjanjian pembagian kekuasaan setelah melalui perundingan sepanjang malam.

"Ini adalah momen bersejarah bagi negara," ujar Wakil Kepala Dewan Militer Sudan yang berkuasa, Mohamed Hamdan "Hemeti" Dagolo, seperti dikutip oleh kantor berita AFP dilansir dari BBC Kamis (18/7).

Belum ada rincian pasti terkait kesepakatan yang diperkirakan akan diperdebatkan pada hari Jumat. Persyaratan masa transisi, yang akan dituangkan dalam deklarasi konstitusi, sejauh ini belum disepakati.

Ini termasuk apakah dewan yang berdaulat akan menjadi tingkat atas pemerintahan atau hanya sebuah badan seremonial.

Sudan dalam kekacauan sejak militer menggulingkan Presiden Omar al-Bashir pada bulan April.

Kedua belah pihak telah sepakat untuk memutar kendali dewan berdaulat selama lebih dari tiga tahun.

Dewan itu akan terdiri dari lima warga sipil, lima tokoh militer, dan warga sipil ke-11, yang akan dipilih oleh 10 anggota.

Seorang jenderal militer akan bertanggung jawab atas dewan itu selama 21 bulan pertama, kemudian seorang warga sipil akan memimpin selama 18 bulan berikutnya, diikuti oleh pemilihan.

Mereka juga sepakat bahwa akan ada kabinet di mana perdana menteri akan dipilih oleh para demonstran dan dua jabatan kunci - menteri pertahanan dan dalam negeri - akan dicalonkan oleh militer.

Militer telah didesak melepaskan impunitasnya dari penuntutan setelah kematian pengunjuk rasa, tetapi ini tidak ada dalam kesepakatan yang ditandatangani.

Namun, hal itu menjanjikan penyelidikan atas kekerasan tersebut.

Reporter: Tanti Yulianingsih

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Habis Pemblokiran Terbitlah Video Pembantaian Demonstran
Militer Sudan dan Massa Oposisi Capai Kesepakatan Pembagian Kekuasaan
Militer Sudan Dituding Melakukan Kekerasan Seksual Saat Bubarkan Paksa Demonstran
Ini Cerita di Balik Tagar #BlueforSudan Mendadak Mendunia
Sudan Tangkap Tentara yang Dianggap Terlibat Pembunuhan Demonstran
Demonstran Sudan Serukan Pembangkangan Sipil di Ibu Kota Usai 4 Orang Tewas

(mdk/pan)

TOPIK TERKAIT