Sudah 41 Orang Meninggal karena Virus Corona, Termasuk Dokter di China

DUNIA | 25 Januari 2020 11:58 Reporter : Lia Harahap

Merdeka.com - Sebaran virus corona benar-benar mengerikan. Data terkini, korban meninggal dunia akibat virus ini mencapai 41 orang dan 1.300 kasus lainnya dalam penanganan.

Termasuk Dokter Liang Wudong (62) yang bertugas di Rumah Sakit Hubei Xinhua Wuhan, juga dikabarkan meninggal dunia. Informasi itu disampaikan lewat pemberitaan stasiun televisi China Global Television Network. Demikian dilansir dari Reuters, Sabtu (25/1).

Wuhan adalah daerah pertama tempat lahirnya virus Corona. Dari 41 angka kematian, 39 kasus dikabarkan terjadi di Provinsi Hubei.

Komisi Kesehatan Nasional di China dalam sebuah pernyataannya menjelaskan, tercatat 1.287 kasus akibat virus corona terjadi di Negara Tirai Bambu itu.

Belakangan, sejumlah negara juga mendeteksi virus corona di negara mereka. Seperti Thailand, Vietnam, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Nepal, Prancis, Amerika Serikat dan Australia.

Di Australia, seorang warga negara China yang menetap di Wuhan baru saja tiba setelah melalui penerbangan dari Guangzhou pada 19 Januari lalu, terindikasi virus corona. Saat ini, pria itu dalam kondisi stabil menjalani perawatan di Rumah Sakit Melbourne.

"Mengingat jumlah kasus yang telah ditemukan di luar China dan lalu lintas yang signifikan dari kota Wuhan ke Australia, kami tidak menduga bahwa kami akan mendapatkan beberapa kasus," terang Kepala Petugas Medis Australia, Brendan, dalam sebuah konferensi pers.

"Ini adalah kasus pertama yang dikonfirmasi. Ada kasus lain yang sedang diuji setiap hari, banyak di antaranya negatif," katanya.

1 dari 1 halaman

Laporan serupa juga datang dari otoritas Prancis yang melaporkan kasus pertama masuknya virus corona ke wilayah Benua Eropa pada Jumat malam waktu setempat. Begitu juga laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS yang mengatakan pada hari Jumat waktu setempat ada 63 pasien yang sedang diselidiki apakah terpapar virus tersebut atau tidak. Hasilnya, pada dua kasus telah dikonfirmasi yang bersangkutan telah melakukan perjalanan ke Wuhan.

Banyak negara termasuk Indonesia sudah melakukan bebagai pencegahan agar virus corona tidak masuk titik-titik ketibaan warga negara asing. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah virus corona telah menyebabkan kondisi darurat di China. (mdk/lia)

Baca juga:
RSPI Sulianti Saroso Pastikan Satu Pasien Dirawat Negatif Virus Corona
Darurat Virus Corona, Pembeli Masker di China Membeludak
RSUD Jombang Siapkan Ruang Isolasi Penderita Virus Corona
5 Ancaman Virus Corona ke Ekonomi Indonesia
Garuda Indonesia Siap Siaga Cegah Virus Corona Masuk Indonesia

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.