Tak banyak punya kekayaan alam, tapi 5 negara ini jadi maju

DUNIA | 29 Agustus 2018 06:40 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Beberapa negara mengandalkan sumber daya alam untuk menambah pemasukan negaranya. Biasanya mereka mengekspor minyak, emas atau hewan dan tumbuhan. Hampir setiap negara memiliki sumber daya alam yang berbeda, tapi tak sebanyak Indonesia.

Lebih hebatnya lagi, ada beberapa negara yang maju dan kaya tanpa mengandalkan sumber daya alam. Berikut negara-negara tersebut:

1 dari 5 halaman

Singapura

Kota di Singapura. ©The Finder Singapore

Tanpa mengandalkan sumber daya alam, Singapura yang merupakan negara kecil terbilang maju. Singapura tak punya sumber daya alam yang melimpah.

Bahkan, Singapura pernah mengimpor air dari Malaysia, untuk memenuhi kebutuhan penduduk di sana. Meski begitu, Singapura menjadi negara maju dengan perekonomian yang makmur melalui pariwisatanya.

2 dari 5 halaman

Korea Selatan

Kota di Korea Selatan. ©Business Insider

Korea Selatan memiliki kandungan alam berupa mineral, namun terbatas. Jadi, Korea Selatan atau Korsel mengimpor bahan-bahan untuk menopang industri dalam negeri dan kebutuhan penduduknya.

Negeri ginseng ini dikenal sebagai negara pengekspor peralatan komunikasi nirkabel, komputer, baja, kapal, semikonduktor, otomotif, petrokimia, sampai barang-barang elektronik canggih. Saat ini, Korea Selatan telah menjadi salah satu negara yang terus berkembang dengan perekonomian yang besar.

3 dari 5 halaman

Italia

Kota di Italia. ©Istimewa

Italia mengimpor bahan bakar padat, minyak dan gas alam. SDA Italia memang terbatas dan harus mengandalkan impor. Tapi Italia termasuk negara maju, dengan tingkat perekonomian yang besar, bahkan terkemuka di dunia. Negara ini mengekspor produk-produk teknik, tekstil, pakaian, mesin, otomotif, peralatan transportasi, bahan kimia, logam halus, sampai barang-barang mewah. Italia juga termasuk salah satu negara yang memiliki kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

4 dari 5 halaman

Jepang

Kota di Jepang . ©The Japan Times

Jepang masih di kelilingi gunung berapi aktif dan rentan terkena bencana. Tapi SDA Jepang sangat terbatas dan harus mengimpor dari luar negeri. Meski begitu, Jepang mampu membuktikan diri sebagai negara maju dan sangat hebat dalam teknologi.

Jepang mengekspor banyak hasil usaha mereka ke berbagai negara, mulai dari komputer, mobil, tembaga, besi, semikonduktor, dan masih banyak lagi. Produk-produk elektronik mereka juga masuk ke miliaran rumah penduduk di berbagai belahan dunia.

5 dari 5 halaman

Swiss

Kota di Swiss. ©Daily Mail

Swiss sama sekali tak memiliki sumber daya alam yang bisa diandalkan, sehingga bergantung pada hasil impor. Untuk mendongkrak perekonomian negara, Swiss memusatkan perhatian pada industri pertanian. Negara ini memiliki keunggulan dalam hal proses pengolahan makanan, memproduksi kebutuhan (makanan) multinasional.

Tak hanya itu saja, Swiss juga hebat dalam memproduksi jam tangan mewah. Di antara merek terkenal produksi mereka adalah Rolex dan Swatch. Sementara ekspor utama Swiss adalah bahan kimia, mesin, jam tangan, produk pertanian, dan bahan makanan. (mdk/has)

Baca juga:
Gerindra kritik Jokowi soal pertumbuhan ekonomi, ini jawaban Sri Mulyani
Anggota Gerindra sebut Jokowi gagal wujudkan janji pertumbuhan ekonomi 7 persen
Studi INDEF, fintech tingkatkan PDB Rp 25,97 T dan konsumsi rumah tangga Rp 8,94 T
Pertumbuhan ekonomi daerah ini jadi yang terendah se-Sulawesi
Ini tiga alasan ekspor komoditas masih jadi pendorong ekonomi RI
Bos Bappenas sebut pertumbuhan ekonomi tidak bisa hanya disokong konsumsi