Tak Berkaca Penindasan Uighur, China Minta AS Cegah Diskriminasi Rasial Minoritas

Tak Berkaca Penindasan Uighur, China Minta AS Cegah Diskriminasi Rasial Minoritas
Kerusuhan pecah di Minneapolis. ©REUTERS/Eric Miller
DUNIA | 2 Juni 2020 17:09 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kementerian Luar Negeri China menyerukan kepada Amerika Serikat (AS) agar mencegah diskriminasi rasial terhadap minoritas.

"Kami mengikuti perkembangan terbaru seputar kematian Tuan Floyd, Black Lives Matter, dan hak asasi mereka harus dilindungi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian pada Senin, dilansir dari CNN, Selasa (2/6).

Dia menambahkan, diskriminasi rasial terhadap minoritas adalah penyakit sosial di AS. Persoalan berulang yang terjadi, kata Zhao, mencerminkan ada masalah serius yang harus ditangani segera.

"Yaitu diskriminasi rasial dan pelanggaran penegakan hukum oleh polisi," ujarnya.

"Kami harap pemerintah AS akan mengambil tindakan konkret untuk memenuhi tanggung jawabnya di bawah konvensi internasional untuk penghapusan semua bentuk diskriminasi rasial demi menegakkan hak-hak hukum etnis minoritas," jelasnya.

Menanggapi pertanyaan terkait tudingan pejabat AS bahwa ada intervensi sejumlah negara termasuk China dalam unjuk rasa terbaru di AS, Zhao mengatakan pernyataan yang dilontarkan Penasihat Keamanan Nasional AS dan pejabat lainnya itu tak berdasar.

"China tidak mengintervensi urusan dalam negeri negara lain," kata dia.

Zhao menambahkan, politikus AS harusnya mengurus urusan mereka sendiri.

Baca Selanjutnya: Biasanya Beijing menggambarkan rasisme sebagai...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami