Tembok Perbatasan AS-Meksiko Jadi Arena Permainan Jungkat-Jungkit

DUNIA | 31 Juli 2019 15:08 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Arena permainan ini tak seperti pada umumnya. Uniknya, tembok perbatasan Amerika Serikat (AS)-Meksiko ini dimanfaatkan seorang arsitek untuk sebuah arena permainan jungkat-jungkit. Papan jungkat-jungkit berwarna pink itu dijadikan tempat bermain tak hanya bagi anak-anak di dua negara, tapi juga orang dewasa.

Jungkat-jungkit yang dibangun khusus ini telah ditempatkan di kedua sisi pagar perbatasan baja yang memisahkan AS dan Meksiko. Ide "Teeter-Totter Wall" berasal dari seorang profesor arsitektur di Universitas California, Berkeley, Ronald Rael, dan seorang profesor desain Universitas Negeri San Jose, Virginia San Fratello.

Dilansir dari CNN, Rabu (31/7), Rael dan Fratello merancang sebuah konsep dwinasional jungkat-jungkit di perbatasan untuk sebuah buku, "Borderwall as Architecture," yang menggunakan humor dan daya cipta untuk mengatasi kesia-siaan pembangunan perbatasan, sebagaimana penjelasan Universitas California.

Sepuluh tahun kemudian, desain konsep ini menjadi kenyataan. Rael dan krunya mengangkut papan jungkat-jungkit ke Sunland Park, New Mexico, dipisahkan oleh pagar baja dari Ciudad Juárez, Meksiko.

Kota New Mexico juga merupakan tempat milisi menahan migran tahun ini dan di mana sebuah kelompok swasta membangun tembok perbatasannya sendiri menggunakan jutaan dolar yang dikumpulkan dalam kampanye GoFundMe.

Tetapi di sepanjang bentangan perbatasan di Sunland Park pada hari Senin, pemandangannya sangat berbeda. Orang-orang dari kedua negara datang bersama untuk bermain yang disebut aksi pemersatu, menurut keterangan Universitas California dalam sebuah pernyataan.

"Acara itu dipenuhi dengan kegembiraan, kegembiraan, dan kebersamaan di borderwall," kata Rael dalam unggahan di Instagram.

"Dinding itu menjadi tumpuan bagi hubungan AS-Meksiko dan anak-anak dan orang dewasa terhubung melalui hal yang bermakna di kedua sisi dengan pengakuan bahwa tindakan yang terjadi di satu sisi memiliki konsekuensi langsung di sisi lain," tulisnya.

Baca juga:
Polisi Belum Berhasil Ungkap Motif Penembakan di Festival Makanan California
Trump Dituding Pakai Strategi Ujaran Kebencian Demi Menang Pilpres 2020
Gedung Putih: Semua Omongan Donald Trump Menyinggung
Empat Orang Tewas dalam Penembakan di Festival Makanan California
Penembakan di California Lukai 11 Orang, Pelaku Masih Bebas
Fakta tentang Renminbi atau Yuan untuk Perdagangan Internasional

(mdk/pan)