Tentara AS Dipindahkan dari Suriah ke Irak

DUNIA | 21 Oktober 2019 14:05 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Menteri Pertahanan Amerika Serikat Mark Esper dua hari lalu mengatakan seluruh tentara AS kini ditarik keluar dari Suriah dan akan ditempatkan di barat Irak.

Pasukan AS itu nantinya akan tetap menjalankan misi mencegah kebangkitan kelompok militan ISIS dari Irak.

"Segala sesuatu bisa berubah dari mulai sekarang sampai kita rampung menarik mundur pasukan," ujar Esper kepada wartawan dalam perjalanan menuju Timur Tengah dari Washington, seperti dilansir laman the Associated Press dan dikutip Fox News, Senin (21/10).

Penarikan mundur pasukan AS akan memakan waktu beberapa pekan, bukan hari, kata Esper. Laman Reuters melaporkan, selain konvoi pasukan darat sebanyak 1.000 tentara, AS juga menarik angkatan udaranya dari wilayah Suriah.

Komentar Esper ini adalah yang paling jelas soal ke mana pasukan AS akan dipindahkan dari Suriah. Pekan lalu Presiden Donald Trump hanya mengatakan pasukan AS akan ditempatkan 'di kawasan itu'.

Laman AP melaporkan, Esper juga mengaku dia sudah berbicara dengan sejawatnya di Irak tentang pemindahan lebih dari 700 pasukan AS dari Suriah ke barat Irak.

Pria 55 tahun itu tidak menampik kemungkinan pasukan AS yang dipindahkan ke Irak akan tetap menjalankan misi kontraterorisme di wilayah Suriah.

Esper terbang ke Timur Tengah di saat AS menggagas gencatan senjata antara militer Turki dengan milisi Kurdi. Namun menurut laporan Reuters, kendaraan militer Turki Sabtu lalu melintasi Suriah dan pejabat Turki menyebut ada 14 serangan provokatif yang dilancarkan dari wilayah Suriah terhadap Turki.

Baca juga:
Gencatan Senjata, Turki Tambah Tank Perang ke Perbatasan
Kotak Pandora Turki vs Kurdi, Militan ISIS Asal Indonesia Kabur dari Penjara Suriah
Nyali Besar Erdogan Lawan Ancaman Trump & Teruskan Serangan Turki ke Kurdi
Surat Ancaman Trump kepada Erdogan: Jangan Keras Kepala, Jangan Bodoh!
Warga Suriah Berbondong-bondong Selamatkan Diri dari Serangan Turki

(mdk/pan)