Tiap 10 Menit Satu Orang Meninggal karena Corona di Iran, 1 Jam 50 Orang Terinfeksi

Tiap 10 Menit Satu Orang Meninggal karena Corona di Iran, 1 Jam 50 Orang Terinfeksi
DUNIA | 20 Maret 2020 12:58 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran kemarin mengatakan virus corona membunuh satu orang tiap 10 menit. Total kematian karena corona di Iran saat ini sudah mencapai 1.284 orang.

"Berdasarkan informasi kami, setiap 10 menit satu orang meninggal karena virus corona dan setiap jam ada 50 orang terinfeksi di Iran," kata Kianush Jahanpur, seperti dilansir laman Haaretz, Jumat (20/3).

Wakil Menteri Kesehatan Alireza Raisi mengatakan total orang yang sudah terinfeksi corona di negara itu 18.407. Tertinggi di Timur Tengah.

Pemerintah sudah memerintahkan sekolah dan universitas ditutup dan melarang seluruh kegiatan olahraga, budaya, dan agama. Iran juga menutup empat tempat ibadah suci umat Syiah.

Pandemi corona juga membuat pemerintah menyerukan agar warga tetap berada di rumah di masa liburan Tahun Baru Nowruz.

1 dari 1 halaman

Kementerian Kesehatan Iran mengatakan negaranya telah memeriksa lebih dari 10 juta warga dengan gejala virus corona baru dalam rangka melawan wabah.

Berbicara pada Minggu, Wakil Menteri Kesehatan Iran, Alireza Raisi mengatakan pemeriksaan atau penapisan (screening) ini telah dilaksanakan selama empat hari.

"6,5 juta orang diperiksa di pusat-pusat kesehatan, dan 3,7 juta lainnya melalui platform online," jelasnya, dilansir dari laman Press TV, Selasa (17/3).

Dari jumlah tersebut, 900 orang dirawat di rumah sakit karena positif virus corona.

Raeisi memperingatkan mengunjungi rumah sakit dapat meningkatkan risiko infeksi sebesar 40 persen, karena itu dia menyarankan orang-orang untuk melaporkan gejalanya melalui layanan online di situs salamat.gov.ir.

Dia menambahkan, orang-orang yang berpotensi membutuhkan rawat inap akan diberikan instruksi yang relevan oleh para ahli kementerian yang akan memanggil mereka.

Dia juga menyampaikan tingginya partisipasi masyarakat dalam pemeriksaan ini khususnya di Gilan utara, yang menjadi titik konsentrasi tingginya kasus infeksi, mengatakan sekitar 76 persen populasi di provinsi ini telah diperiksa. (mdk/pan)

Baca juga:
Lansia 103 Tahun di Iran Sembuh Setelah Tertular Virus Corona
Iran Periksa 10 Juta Warga dengan Gejala Virus Corona
Untuk Pertama Kali Iran Ajukan Pinjaman Kepada IMF Untuk Tangani Wabah Virus Corona
Ini Negara-Negara yang Terapkan 'Lock Down' untuk Cegah Penyebaran Corona
Lagi, Wakil Presiden Iran Terinfeksi Corona
Aplikasi Info Virus Corona Dari Pemerintah Iran Dihapus Google, Mengapa?

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menolak Bahaya Lebih Baik Daripada Mengejar Manfaat

5