Tidak Ada Pesta-Pesta, Pantai Rio de Janeiro Bakal Ditutup Saat Malam Tahun Baru

Tidak Ada Pesta-Pesta, Pantai Rio de Janeiro Bakal Ditutup Saat Malam Tahun Baru
Pantai di Rio de Janeiro. ©AFP PHOTO/Vanderlei Almeida
DUNIA | 29 Desember 2020 13:02 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Otoritas Rio de Janeiro kemarin mengumumkan mereka akan menutup akses menuju pantai pada malam pergantian tahun untuk mencegah kerumunan. Rio menjadi salah satu kota yang terkena dampak pandemi Covid-19 paling parah.

Aturan ini juga termasuk larangan masuk kendaraan sejauh 30 kilometer di sepanjang pesisir pantai Rio yang biasanya dipadati jutaan warga yang hendak merayakan malam Tahun Baru dengan menyaksikan pertunjukan kembang api.

Hanya penduduk setempat dan sekitarnya yang dibolehkan berada di kawasan itu.

Mereka yang melanggar aturan ini akan dikenai sanksi denda hingga USD 2.800 atau setara Rp 39,6 juta.

"Kita harus menyampaikan pesan keras kepada segenap warga," kata Alexandra Cardeman, kepala Pusat Operasional Rio yang bertanggung jawab untuk masalah keamanan dan pemantauan lalu lintas lewat video.

"Yang ingin kami sampaikan, selain soal aturan itu, semua ini bergantung pada kita. Nikmati Tahun Baru secara wajar dan tetaplah di rumah."

Pekan lalu kantor wali kota mengumumkan larangan masuk bagi warga untuk kawasan Pantai Copacabana, lokasi yang biasanya jadi pusat penyelenggaraan perayaan malam Tahun Baru dari mulai pukul 20.00 pada 31 Desember.

Baca Selanjutnya: Polisi akan mendirikan blokade jalan...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami