Tiga Kali Pertemuan Tanpa Hasil, Kim Jong-un Sudah Malas Bertemu Trump

DUNIA | 19 November 2019 18:47 Reporter : Pandasurya Wijaya

Merdeka.com - Korea Utara kemarin menanggapi cuitan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang ingin kembali menggelar pertemuan dengan pemimpin Korut Kim Jong-un membahas soal denuklirisasi. Korut mengatakan mereka sudah tidak tertarik bertemu dengan Trump kecuali ada hasil konkret yang bisa mereka dapatkan.

Kim Jong-un sebelumnya menetapkan tenggat waktu hingga akhir tahun ini kepada pemerintahan Trump untuk menawarkan kesepakatan yang bisa menguntungkan kedua pihak dalam perundingan denuklirisasi.

Dilansir laman AP, Selasa (19/11), pekan lalu AS membatalkan rencana latihan militer dengan Korea Selatan untuk membuka ruang diplomasi dengan Korut. Trump dalam kicauannya mendesak Kim untuk "segera bertindak, bereskan urusan" dan memberi sinyal untuk pertemuan selanjutnya dengan mengatakan "Sampai jumpa lagi."

Penasihat Kementerian Luar Negeri Korut Kim Kye Gwan mengatakan pemerintahnya berkukuh dengan pendirian bahwa Washington harus menghilangkan kebijakan yang menurut Korut sifatnya "bermusuhan" supaya kesepakatan denuklirisasi bisa bertahan.

"Tiga kali pertemuan DPRK-AS dan pembicaraan dilakukan sejak Juni tahun lalu tapi tidak ada kemajuan signifikan yang sudah dicapai dalam hubungan DPRK-AS. AS hanya mengulur waktu dengan berpura-pura sudah melakukan kemajuan dalam pembahasan isu Semenanjung Korea," kata dia dalam pernyataan disampaikan kantor berita pemerintah KCNA.

"Kami sudah tidak tertarik dengan pertemuan semacam itu yang tidak berarti apa-apa bagi kami. Karena kami tidak mendapat apa-apa, maka kami tidak mau lagi memberi sesuatu kepada Presiden AS supaya dia bisa sesumbar dengan hal itu dan dijadikan kebanggaan oleh Presiden Trump sebagai pencapaian dari pemerintahannya."

1 dari 1 halaman

Pasukan Tak Terkalahkan

Kim Kye Gwan adalah diplomat veteran yang memimpin delegasi Korut dalam pembicaraan pelucutan nuklir di Beijing pada 2003-2008.

Beberapa jam dari pernyataan Kim, KCNA melaporkan Kim Jong-un memantau langsung latihan terjun payung militer Korut dan berjanji akan membangun "pasukan tak terkalahkan" di saat AS dan Korsel akan menggelar latihan militer gabungan.

Latihan militer Korut ini adalah kali kedua yang dipublikasi dalam tiga hari. Sabtu lalu Kim Jong-un juga menyaksikan demonstrasi pilot Korut. (mdk/pan)

Baca juga:
Peluncuran Rudal Korut Jadi Tontonan Warga Seoul
Korea Utara Tolak Hidupkan Kembali Pembicaraan Nuklir dengan AS
Koran Jepang Sebut Korut Mampu Membuat Hulu Ledak Nuklir Berukuran Mini
Menunggu Godot dari Hasil Pertemuan Trump-Kim di Korut
Trump-Kim Jong-un Sudah 12 kali Berkirim Surat
Membaca Perubahan Sikap Trump, Melunak Pada Korea Utara dan Iran

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.