Tingkat Popularitas Joe Biden Turun, Ancaman Bagi Partai Demokrat AS

Tingkat Popularitas Joe Biden Turun, Ancaman Bagi Partai Demokrat AS
Presiden Biden saat jatuh dari sepeda. ©2022 REUTERS/Elizabeth Frantz
DUNIA | 1 September 2022 12:09 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Survei yang dilaksanakan oleh Reuters/Ipsos menunjukkan penurunan tingkat popularitas Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Penurunan ini mengancam kemenangan Partai Demokrat di pemilihan paruh waktu November nanti.

Dikutip dari laman Reuters, Kamis (1/9), jajak pendapat yang dilaksanakan dua hari dengan mengumpulkan respons dari 1.005 orang dewasa menunjukkan angka kepuasan kinerja Presiden Biden di angka 38 persen.

Pekan lalu, angka peringkat persetujuan Biden masih di angka 41 persen. Naik dibandingkan Juni lalu yang ada di angka 40 persen.

Penurunan ini mengancam partai Demokrat kehilangan kursi di DPR dan Senat pada pemilu paruh waktu nanti. Partai Republik akan meraih keuntungan di tengah kekalahan Demokrat itu.

Meski Presiden Biden sekarang ada di peringkat rendah, namun peringkat popularitas mantan Presiden AS Donald Trump, pernah berada jauh di bawah peringkat Biden, yaitu di angka 33 persen.

Penurunan peringkat persetujuan Biden terjadi karena berbagai faktor, seperti inflasi dan melemahnya ekonomi AS karena pandemi Covid-19.

Hal-hal lain, seperti imigrasi, tingkat kejahatan hingga aborsi turut berdampak pada penurunan peringkat itu.

Reporter Magang: Theofilus Jose Setiawan

Baca juga:
Gedung Putih Angkat Bicara Soal Penggeledahan Rumah Donald Trump
Joe Biden Kecam Pembunuhan Empat Imigran Muslim di Amerika
AS Laporkan Kasus Cacar Monyet Tertinggi di Dunia
Ini Tanggapan Pangeran MBS Saat Joe Biden Bahas Soal Pembunuhan Jamal Khashoggi
Vladimir Putin Ogah Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan ke Joe Biden, Ini Alasannya
AS akan Tambah Pasukan Darat, Laut, dan Udara di Eropa, Ini Jumlahnya
Kondisi Joe Biden Usai Jatuh dari Sepeda
[Video] Joe Biden Jatuh dari Sepeda di Depan Kerumunan Warga

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini