Tornado Hantam Alabama AS, 14 Orang Tewas

Tornado Hantam Alabama AS, 14 Orang Tewas
DUNIA | 4 Maret 2019 11:28 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Angin tornado menghantam Lee County, negara bagian Alabama, Amerika Serikat (AS) pada Minggu (3/3). Dalam kejadian ini, sebanyak 14 orang dilaporkan tewas, di antaranya anak-anak.

Pejabat pemerintah setempat, Jay Jones, mengatakan para petugas penyelamat bekerja keras semalaman penuh. Mereka mengevakuasi jasad dan korban luka dari puing-puing ratusan rumah. Demikian dilansir dari The Straits Times, Senin (4/3).

"Tantangannya sekarang menyingkirkan puing-puing kecil yang mempersulit evakuasi," kata Jones. Dia juga memperkirakan korban kemungkinan akan bertambah.

Cuaca buruk melepaskan satu dari banyak kemungkinan tornado yang mengancam AS bagian selatan pada Minggu sore. Peringatan 'awas' tornado berlaku untuk sebagian negara bagian Georgia dan Alabama hingga Minggu malam, dan kemudian diturunkan menjadi 'siaga' untuk 24 jam setelahnya.

Sementara itu, melalui Twitter, Gubernur Alabama Kay Ivey memperingatkan kemungkinan terjadinya cuaca yang lebih buruk. Pihaknya segera mengupayakan bantuan bagi para keluarga yang terdampak.

Sementara itu perusahaan utilitas Alabama Power menyampaikan hantaman tornado menyebabkan terputusnya aliran listrik pada lebih dari 10.000 kepala keluarga.

Lembaga Cuaca Nasional (NWS) di Kota Birmingham, Alabama, mengeluarkan peringatan awas tornado pada Minggu, pukul 14.09 waktu setempat.

Kerusakan pada rumah, bangunan dan pepohonan telah dilaporkan terjadi di seluruh wilayah terdampak di Georgia dan Alabama. Salah satu tim pemantau cuaca setempat mengatakan bahwa sebuah menara telekomunikasi roboh akibat dihantam tornado.

"Di daerah-daerah yang dilanda tornado dahsyat, cuaca yang lebih kering diperkirakan akan terjadi saat proses pascapembersihan badai pada Senin, tetapi akan lebih dingin dari biasanya, dan suhu anjlok hingga mendekati titik beku pada malam hari," kata Ahli Meteorologi AccuWeather, Kristina Pydynowski.

Tinjauan kerusakan secara keseluruhan belum diketahui karena cuaca buruk masih mengancam di seluruh wilayah terdampak.

Reporter: Happy Ferdian Syah Utomo
Sumber: Liputan6 (mdk/pan)

Baca juga:
AS-Korsel Bakal Setop Latihan Perang di Semenanjung Korea
Penampakan Ikan Aneh yang Terdampar di Pantai California
Teliti Tinja, Arkeolog Temukan Sebab Punahnya Sebuah Kota di AS
Presiden Trump Minta China Hapus Tarif Produk Pertanian AS
Korut Ungkap Alasan Mengapa KTT Kedua Trump-Kim Jong-Un Gagal Capai Kesepakatan
Ikan Jumbo Tanpa Ekor Terdampar di Pantai California

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Pariwisata Banyuwangi Bersiap Menyambut New Normal

5